Priode gelap adalah
sebuah periode waktu dimana mental manusia kebanyakan dikendalikan oleh kekuatan gelap.Merebaknya kasus
korupsi, semaraknya kata-kata hoak disana
sini dan aksi kekerasan dimana mana
lalu bencana alam
yang merombaknya itu
pertanda mental manusia lebih banyak dikendalikan olek kekuatan gelap atau disebut sifat tamas dalam istilah weda.
Mental dan kelakuan
gelap dalam kendali sungguh
sulit diberantas hal itu bagaikan
memburu tikus dimalam hari
atau bagai menghentikan katak-katak
dimalam hari agar tidak bersorak sorai beramai-ramai.
Suasana malam yang
gelap hanya bisa menjauh
jika dikala malam gelap
ada pelita yang
dinyalakan.
Sekiranya
demikian pula priode
gelap pada sebuah
negeri atau pada sebuah daerah akan berkurang jika masyarakat
yang ada didalamnya secara
sadar semuanya mau
menyalakan pelita yang ada dihatinya
yang merupakan sebagai penerang
mentalnya. Pelita penerang
mental tersebut perlu diketahui oleh
semua orang agar mentalnya jadi terang yang membuatnya menjadi
pribadi yang sadar diri.
Seperti
pelita yang merupakan
sebuah nyala api yang bercahaya terang,
sekiranya pelita penerang
mental juga merupakan
sebuah nyala api yang menyala
terang. Akan tetapi pelita
dihati tidak bisa
dilihat dengan mata
biasa. Pelita itu hanya
dapat dikenali sesuai kepanjangan
kata api iaitu
“Atma pelita Insani”. Sesuai kepanjangan
kata api tersebut atma atau roh
yang ada dihati semua orang berperan
sebagai pelita penerang mental.
Dimasa priode gelap
Atma sebagai pelita setiap insani
itu bagaikan batu
api pada korek
ditutupi warna hitam jarang
dikorek-korek oleh pemiliknya. Karena tidak dikorek korek membuat atma atau
Roh tidak menyala
menerangi mental manusia. Akhirnya
gelaplah mental dan , kelakuanpun
jadi suka gelap-gelapan, kesadaran membatu bagai batu api. Gilirannya
alam yang merombak dengan bencana alam yang bawa kerugian besar dan duka yang menyayat hati bagi orang
yang ditinggalkannya. Karena itu agar hidup tidak ditimpa bencana yang semena-mena manusia jangan terlena dalam kegelapan dan harus ingat menyalakan pelita hatinya agar terang mentalnya.11
CARA
MENYALAKAN PELITA ROHANI.
Demi mental terang pelita dihati harus dinyalakan. Cara menyalakan
pelita rohani didalam
hati dapat dilakukan dengan
memakai pedoman korek gas
dan dapat pula memakai pedoman kompor
gas . Berpedoman pada
korek gas, dimana roda putar
dari korek itu simbol
tasbih dan batu
apinya simbol Roh atau atma
sebagai batu api abadi.
Warna hitam menutup batu api itu simbol kekuatan gelap atau
sifat tamas dalam istilah
weda yang menutupi
Roh dihati. Gas memiliki kepanjangan gagasan
sediri. Kata Korek memiliki
pesan “korek-koreklah”..
Berpedoman
pada korek api
tersebut cara menyalakan
api rohani tersebut
adalah korek-koreklah Roh dihati dengan
cara memegang tasbih untuk berzikir
atau berjapa mantra. Karena
roh dikorek-korek maka keluarlah
percikan bunga api rohani dan
karena dilandasi gagasan sendiri ingin
terang maka pelita rohani
menyala menerangi mental yang
membuat jadi pribadi
sadar diri.
Cara kedua
berpedoman pada kompor gas prinsipnya
sama dengan cara
korek api . Tasbih pada kompor
disimbolkan oleh tombol
bulat yang diputar kekiri. Adanya
suara “TEK” menunjukkan
“tekun” dan kata
selang gas menunjukkan “selalu berulang-ulang”. Berpedoman
pada kompor gas
tersebut cara menyalakan pelita rohani
tersebut adalah Tekun memutar
tasbih sambil berulang-ulang ingat
nama Tuhan atau mantra maka
keluarlah percikan api
rohani. Karena dilandasi
gagasan sendiri maka
api rohani menyala keluar
dari keheningan pikiran bagaikan
lobang tempat saluran
gas pada mata
kompor. Pelita itulah yang menerangi pikiran..
Demi pelita api
Rohani menyala seseorang
harus berzikir didalam hati agar langsung menembus
roh dihati. Kalau masih
dibibir jaraknya jauh
dari hati sehingga
Roh tidak terkorek-korek. Lakukan
zikir atau japa mantra sebisanya
sampai lima putaran
tasbih atau sampai kurang lebih
satu jam dengan cara
itu pastilah pelita itu akan menyala.
Saat seseorang
mampu menyalakan pelita rohani maka
seseorang melampaui kebenaran yang
masih berupa kata kata dalam kitab.
Selama ini mungkin seseorang percaya pada
kebenaran yang terangkai pada untaian kata-kata yang manis
didalam kitab-kitab suci.
Tetapi jika api
rohaninya sudah menyala
bukan sekedar manisnya
kata-kata tetapi pikiran jadi
cemerlang , brilian dan
jadi segar bertenaga
penuh semangat. Ada kebangkitan baru
dalam hidup seseorang
TANDA-TANDA API ROHANI
Berdasarkan
bentuk batu korek api
yang berwarna hitam,
adanya percikan bunga api dan
api yang menyala, kesemuanya itu
memberi tanda tanda
kepribadian semua orang dimuka
bumi. Sewaktu berbentuk
batu korek api yang
gelap tersebut akan memberi
tanda kepribadian yang
keras bagai batu
diselimuti sifat gelap. Orang
tak mengenal budaya
zikir atau japamantra sama sekali
keperibadianya kebanyakan keras membatu
tetapi dengan kuatnya
ditutup tutupi agar kerasnya
tidak terlihat didepan
umum. Hal ini bagaikan warna hitam yang menutupi yang menutupi batu api.
Seperti warna hitam yang menyerap panas dan tidak memantulkan, sekiranya dalam pengaruh mental gelap akan membuat seseorang kuat menahan amarah didepan umum bila ada yang memberi kata-kata kritikan. karena ketahanan menahan emosi didepan umum atau ditempat terang jadinya terlihat jadi orang penyabar. akan tetapi karena panas yang ditahan-tahan membuat orang yang mental gelap terkena penyakit syaraf seperti ngoceh sendirian. begitulah jadinya jika kekuatan gelap yang melapisi mental. kebaikan pada mental gelap itu hanya menipu diri sendiri yang membuat keesokan hari menimbulkan pemanasan dari diri sendiri yang meledak menjadi bermacam-macam penyakit.
Setelah
ada kebangkitan iman iaitu seseorang ada keyakinan ingat nama Tuhan dilandasi dorongan oleh orang lain atau
semangat karena ada motivasi
seorang panutan maka seseorang jiwanya
bagai percikan bunga api
korek yang nampak dimalam hari
bagai bintang. Disaat seperti
ini jiwa seseorang ber hasrat
ingin jadi sosok
bintang atau ingin
jadi yang terunggul dan
terbaik serta tak
mau mengalah. Pribadi
seseorang ditingkat ini semua ingin
tampil jadi bintang
menunjukkan terang cahaya rohani bagai bintang yang ada dilangit atas..
Terahir bila
berzikir murni karena
dilandasi gagasan sendiri atau sadar sendiri melakukannya, karena
tahu tujuan dan manfaat
dengan jelas maka
pribadi seseorang dijiwai
oleh cahaya Roh yang menyala.
Menyala kepanjangannya “ Menyadari
diri, luhur ahlaknya. Ditingkat
ini keperibadian seseorang
ia akan menyadari
diri dan mulai luhur ahlaknya dalam berperilaku.
Hidup
jadi orang menyadari diri
terkadang terlihat tersisih dan
lebih suka mengalahnya. Nyala
api Rohani yang
menerangi yang membuat hidup bisa menyadari diri
dan tidak terlalu
menuntut . Sikap menyadari diri dan
luhur aklak itu hanya
mungkin bila seseorang berusaha menyalakan
api rohani. Adapun
hasrat yang mendorong
tuk menyalakan api
rohani karena sudah
tidak tahan berada
dalam kendali sifat-sifat
gelap dan ingin merasakan hidup yang plong, lega dihati dalam pancaran nyala api rohani.. Karena alasan itu tekun
berzikir dalam hati murni karena niat sendiri.
API
KEHIDUPAN/ API KEBANGKITAN
Dimulai dari
pagi hari sungguh kehidupan
manusia diawali dengan
menghidupkan api pada
kompor atau pada atau
pada api ditungku didapur.
Adanya api tersebut
membuat adanya nasi
yang matang atau masak yang
memungkinkan manusia bisa
melangsungkan kehidupan karena
ada masakan yang
dimakan. Sungguh api itu
memberikan kehidupan bagi
semua orang..
Kiranya
demikian pula dengan motor bisa
dihidupkan karena unsur
perapian pada businya.
Pada manusiapun Atma
merupakan api kehidupan
yang membuat manusia
jadi benar-benar hidup. Api rohani atau
api Atma sangat berperan
serta dalam pembakaran sari-sari makanan agar
dihasilkan tenaga untuk
melakukaan aktivitas.
Usaha
membuat api Rohani
jadi menyala sungguh
membuat hidup menjadi
lebih hidup iaitu
tenaganya jadi lebih bangkit karena api
pembakaran sari-sari makanan jadi lebih besar sehingga
dihasilkan tenaga yang
lebih besar. Jadi
bila tenaga loyo
padahal sudah makan secukupnya
sebaiknyalah seseorang berusaha
membuat api rohaninya jadi
menyala membesar. Setelah dibuat besar
maka proses pembakaran sari
–sari makanan jadi
lebih sempurna sehingga
dihasilkan tenaga yang
besar. Dengan tenaga
yang besar akan membuat
hidup jadi lebih bangkit dan
penuh semangat tapi
tetap menyadari diri..
Sementara orang yang apinya
dibiarkan seperti batu api
tak pernah dikorek sama
sekali, masa mudanya memang kuat, teguh,, keras tetapi disaat
tua karena apinya kecil hanya
berupa batu api yang pasif membuat pembakaranya tidak sempurna. Karena
tidak sempurna kelebihan
sari-sari makanan jadi penyakit
gula. Karena itu agar
zat gula tidak
menyebabkan penyakit gula
harus dibakar dengan
cara rajin memutar tasbih berzikir tuk menyalakan api
rohaninya. Saar api rohani
menyala zat gula
dibakar dijadikan tenaga
sehingga bebas dari penyakit
gula,,
HITACHI
Hitachi adalah nama salah satu merek kompor gas yang terkenal. kata hitachi dipanjangkan menjadi “hidup tanpa
cinta illahi”. Cinta
illahi adalah adalah
kekuatan cinta yang
bersumber dari Tuhan
yang memungkinkan
menumbuhkan sifat welas asih
atau ada rasa belas kasih pada seseorang seperti sifat cinta Tuhan yang maha pengasih dan penyayang.
Cinta illahi adalah
cinta yang melenyapkan kebencian, melenyapkan amarah dan
rasa dendam.. Cinta illahi itu
memancar dari nyala
api rohani..
Bila
hidup tanpa ada
cinta illahi didalam
hati supaya memiliki
cinta illahi seseorang
harus menyalakannya dengan
cara tekun memutar
tasbih sebanyak mungkin dan berzikir didalam
hati. Sungguh ketekunan berzikir
atau berjapa mantra didalam hati
sambil memutar tasbih itu yang
memunculkan kekuatan cinta illahi dalam hati yang memancar dari pelita rohani yang menyala.
Jika berzikir hanya
dibibir saja hanya
memungkinkan kata-kata cinta kasih
hanya manis terucap dibibir saja
tetapi dihati hampa
tanpa rasabelas kasih
dan tanpa sifat
welas asih.
Membaca
kitab suci itu baik,
menghapalkan ayat ayat suci juga
perlu yang membuat
seseorang menjadi ahli dalam
kitab suci. Tetapi
demi menumbuhkan cinta illahi
harus tekun memutar tasbih ingat nama Tuhan didalam
hati. Jika hanya membaca
kitab suci melulu tanpa tekun
memutar tasbih berzikir dihati
maka seseorang akan
menjadi ahli kitab
dengan hati yang
keras tanpa sifat
welas asih dan
rasa blas kasihan..
Kekerasan
atas nama agama yang
terjadi selama ini datangnya
dari hati yang keras tanpa
rasa belas kasih karena pelita
rohaninya tidak dibuat menyala.
KATAK BANGKIT
DIMALAM HARI
Katak
merupakan binatang yang bangkit beramai-ramai
dimalam hari. Suasana
malam hari akan mendadak ramai
oleh suara katak-katak
yang muncul dimalam hari. Cahaya
bintang-bintang dilangit yang
tidak panas yang
meerangi katak katak dimalam
harinya. Bila matahai
terbit katak-katak mendadak
sepi.. memang ciri binatang gelap
akan lari bila
ada cahaya yang
cemerlang,
Katak
kepanjangannya “kata-kata”.. katak
sebagai binatang dengan
yang gelap dengan mata bulat dan dengan mulut
yang lebar itu melambangkan mental
gelap yang yang secara bulat
meyakini kebenaran dalam kata-kata
pada kitab suci. Mulut katak
yang lebar itu melambangkan mulut jadi
besar karena banyak hapalkan
kata-kata dalam kitab suci
yang membuat jago dalam berkata-kata.
Dalam
berargumentasi tentang kebenaran
dalam pengaruh sifat katak
seseorang berusaha membenarkan
pandangannya agar ada pegangan
sah lompat dari satu
ayat keayat lainnya hal ini bagaikan katak yang
lompat-l0mpat kalau berlari.
Kata
dalam bahasa inggris disebut
frog. Kata frog dipanjangkan menjadi
fropaganda. Dalam pengaruh
sifat katak dalam
beriman manusia dengan
mulutnya yang lebar paling
suka memfropagandakan kitabnya dengan
kata-kata yang menyanjung
atau menggagungkan kitabnya.
Dimasa gelap dimana sebagian
besar orang dalam priode
gelap maka keyakinan
dalam kata-kata yang
dominan menyebar..
Tetapi
seiring waktu katak
dari jenis yang
lebih besar yang disebut
kodok itu yang
telah mencoreng keyakinan.
Kata Kodok dipanjangkan
menjadi “kosong, kedok”. Dalam hal
ini banyak orang
yang dibesarkan atau dijadikan pimpinan hanya
sebatas hapal kitas isinya
kosong dan agama dijadikan kedok
untuk pemenuhan ambisinya atau kedok cari makan.
Karena
agama sebagai kedok
maka masyarakat kecilnya
banyak jadi kecebong. Kecebong kepanjanganya “ kecewa
di bohongi”. Begitulah dalam kehidupan ini
masyarakat kecil yang terlalu percaya dengan
kata-kata manis sang
kodok yang memancing denga
kata-kata kitab akhnya kecewa
karena dibohongi ....
Berudu
kepanjangannya “berurusan dengan
uang, dengan kedudukan,
dengan duniawi”. Beragama
dalam kata-kata itu hanya
berurusan dengan urusan uang,
kedudukan atau berurusan
dengan orang-orang duniawi
saja..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar