Rabu, 12 Desember 2018

PELITA PENERANG MENTAL 2019


Priode  gelap   adalah  sebuah periode   waktu dimana mental manusia kebanyakan dikendalikan oleh kekuatan gelap.Merebaknya    kasus  korupsi,  semaraknya  kata-kata hoak  disana  sini  dan  aksi kekerasan  dimana mana  lalu   bencana  alam  yang  merombaknya  itu  pertanda mental  manusia lebih banyak dikendalikan olek kekuatan gelap atau disebut sifat tamas dalam istilah weda.
Mental  dan  kelakuan  gelap dalam kendali  sungguh  sulit  diberantas hal itu  bagaikan  memburu  tikus  dimalam hari  atau    bagai menghentikan  katak-katak   dimalam hari  agar  tidak bersorak sorai beramai-ramai. Suasana  malam  yang  gelap  hanya  bisa menjauh  jika  dikala  malam gelap   ada  pelita   yang  dinyalakan.
Sekiranya   demikian  pula  priode  gelap  pada     sebuah negeri atau pada sebuah daerah  akan berkurang jika  masyarakat  yang ada  didalamnya  secara  sadar    semuanya  mau  menyalakan pelita  yang ada  dihatinya  yang merupakan  sebagai penerang mentalnya.   Pelita  penerang  mental   tersebut  perlu diketahui   oleh  semua  orang    agar mentalnya  jadi terang yang membuatnya menjadi pribadi  yang  sadar diri.
Seperti  pelita  yang  merupakan  sebuah  nyala api  yang bercahaya  terang,   sekiranya  pelita penerang mental   juga  merupakan  sebuah  nyala api yang  menyala  terang.  Akan tetapi  pelita  dihati  tidak  bisa  dilihat  dengan  mata  biasa.  Pelita  itu hanya  dapat dikenali  sesuai  kepanjangan  kata  api  iaitu  “Atma pelita  Insani”. Sesuai  kepanjangan  kata api tersebut  atma atau  roh   yang  ada dihati semua orang berperan sebagai pelita penerang mental.
Dimasa  priode  gelap  Atma  sebagai  pelita setiap insani  itu  bagaikan  batu  api  pada  korek   ditutupi  warna  hitam   jarang  dikorek-korek  oleh  pemiliknya. Karena tidak  dikorek korek membuat    atma atau  Roh  tidak  menyala  menerangi  mental manusia.  Akhirnya  gelaplah mental dan , kelakuanpun  jadi  suka  gelap-gelapan, kesadaran membatu bagai batu api. Gilirannya  alam  yang merombak dengan  bencana alam yang bawa kerugian besar  dan duka yang menyayat hati  bagi orang  yang ditinggalkannya. Karena itu agar hidup tidak ditimpa bencana yang semena-mena manusia jangan terlena dalam kegelapan dan harus ingat menyalakan pelita hatinya agar terang mentalnya.11

CARA MENYALAKAN PELITA  ROHANI.
Demi mental terang pelita dihati harus dinyalakan. Cara  menyalakan  pelita  rohani  didalam  hati    dapat dilakukan  dengan  memakai pedoman  korek  gas   dan   dapat pula  memakai pedoman  kompor  gas .    Berpedoman pada korek  gas, dimana roda  putar  dari  korek itu  simbol   tasbih  dan  batu  apinya simbol   Roh atau  atma  sebagai batu api abadi.  Warna  hitam  menutup batu api itu  simbol kekuatan gelap  atau  sifat  tamas  dalam istilah  weda  yang  menutupi  Roh    dihati.  Gas memiliki kepanjangan  gagasan  sediri. Kata  Korek  memiliki  pesan  “korek-koreklah”..
Berpedoman  pada  korek  api  tersebut  cara  menyalakan   api  rohani  tersebut  adalah    korek-koreklah Roh  dihati dengan  cara memegang tasbih  untuk  berzikir  atau  berjapa mantra.  Karena  roh dikorek-korek maka  keluarlah percikan bunga api rohani dan  karena  dilandasi  gagasan sendiri  ingin  terang maka  pelita  rohani   menyala menerangi mental  yang membuat  jadi  pribadi  sadar  diri.
Cara kedua  berpedoman pada kompor  gas  prinsipnya  sama  dengan  cara  korek api .  Tasbih pada   kompor  disimbolkan oleh  tombol bulat  yang  diputar kekiri.  Adanya  suara   “TEK”  menunjukkan  “tekun”  dan  kata  selang  gas  menunjukkan “selalu  berulang-ulang”.  Berpedoman  pada  kompor  gas  tersebut   cara  menyalakan pelita   rohani  tersebut   adalah Tekun  memutar  tasbih  sambil  berulang-ulang  ingat  nama Tuhan atau  mantra  maka  keluarlah  percikan  api  rohani.  Karena  dilandasi  gagasan  sendiri  maka   api rohani  menyala  keluar  dari  keheningan pikiran   bagaikan  lobang  tempat  saluran  gas  pada  mata  kompor. Pelita  itulah  yang menerangi pikiran..
Demi  pelita  api  Rohani  menyala   seseorang  harus  berzikir didalam  hati agar langsung  menembus  roh  dihati. Kalau  masih  dibibir  jaraknya  jauh  dari  hati  sehingga  Roh  tidak  terkorek-korek.  Lakukan  zikir  atau japa mantra   sebisanya  sampai  lima  putaran  tasbih    atau sampai  kurang lebih  satu jam  dengan  cara  itu  pastilah pelita itu akan  menyala. 
 Saat  seseorang  mampu  menyalakan pelita  rohani maka  seseorang melampaui  kebenaran yang masih  berupa kata kata  dalam kitab.  Selama  ini  mungkin   seseorang percaya  pada  kebenaran    yang terangkai  pada untaian kata-kata   yang manis  didalam kitab-kitab  suci. Tetapi  jika  api  rohaninya  sudah  menyala   bukan  sekedar  manisnya  kata-kata tetapi  pikiran  jadi   cemerlang ,  brilian  dan  jadi   segar  bertenaga  penuh  semangat.  Ada kebangkitan  baru  dalam  hidup  seseorang

TANDA-TANDA API ROHANI 

Berdasarkan   bentuk  batu  korek api  yang  berwarna  hitam,  adanya percikan  bunga api  dan  api  yang menyala, kesemuanya  itu  memberi  tanda  tanda  kepribadian    semua orang  dimuka  bumi.  Sewaktu  berbentuk  batu  korek api  yang  gelap  tersebut  akan memberi  tanda  kepribadian  yang  keras  bagai  batu  diselimuti  sifat  gelap. Orang  tak  mengenal  budaya  zikir  atau japamantra  sama sekali  keperibadianya  kebanyakan  keras membatu  tetapi   dengan  kuatnya   ditutup tutupi  agar  kerasnya  tidak  terlihat  didepan  umum.  Hal ini  bagaikan  warna    hitam  yang menutupi yang menutupi batu api.
Seperti  warna  hitam  yang menyerap  panas  dan tidak memantulkan,  sekiranya  dalam  pengaruh mental gelap  akan  membuat  seseorang  kuat  menahan amarah  didepan umum  bila  ada  yang memberi  kata-kata kritikan. karena  ketahanan  menahan emosi  didepan umum atau  ditempat terang  jadinya   terlihat  jadi orang penyabar. akan tetapi  karena panas  yang  ditahan-tahan  membuat  orang  yang mental gelap  terkena  penyakit  syaraf  seperti  ngoceh   sendirian.  begitulah jadinya  jika  kekuatan gelap  yang melapisi  mental.  kebaikan  pada  mental  gelap itu  hanya  menipu diri  sendiri yang  membuat  keesokan  hari  menimbulkan pemanasan  dari  diri  sendiri yang meledak menjadi  bermacam-macam penyakit.
Setelah  ada kebangkitan  iman  iaitu seseorang  ada keyakinan ingat nama  Tuhan dilandasi  dorongan oleh orang lain  atau  semangat  karena  ada   motivasi   seorang panutan maka  seseorang  jiwanya  bagai  percikan  bunga api  korek yang nampak  dimalam  hari  bagai bintang. Disaat  seperti ini  jiwa seseorang   ber hasrat    ingin  jadi  sosok  bintang  atau  ingin  jadi yang  terunggul  dan  terbaik  serta  tak  mau mengalah. Pribadi  seseorang ditingkat ini semua  ingin  tampil  jadi  bintang  menunjukkan  terang  cahaya  rohani  bagai bintang  yang ada  dilangit  atas..
Terahir bila  berzikir  murni  karena   dilandasi gagasan  sendiri atau  sadar sendiri  melakukannya,  karena  tahu tujuan  dan  manfaat  dengan  jelas  maka    pribadi  seseorang  dijiwai  oleh cahaya Roh  yang  menyala.  Menyala  kepanjangannya  “ Menyadari  diri, luhur  ahlaknya.  Ditingkat  ini  keperibadian  seseorang     ia  akan  menyadari  diri dan    mulai luhur   ahlaknya dalam  berperilaku.
Hidup  jadi orang  menyadari  diri   terkadang  terlihat tersisih   dan  lebih suka  mengalahnya.  Nyala  api  Rohani  yang  menerangi  yang membuat hidup  bisa menyadari  diri  dan  tidak  terlalu  menuntut .  Sikap  menyadari diri  dan  luhur   aklak itu  hanya  mungkin  bila seseorang  berusaha  menyalakan  api  rohani.  Adapun  hasrat  yang  mendorong  tuk  menyalakan  api  rohani  karena  sudah  tidak  tahan  berada  dalam  kendali  sifat-sifat  gelap  dan   ingin merasakan  hidup yang plong, lega  dihati dalam pancaran  nyala api  rohani..  Karena alasan  itu tekun  berzikir  dalam  hati  murni karena niat  sendiri.

API  KEHIDUPAN/ API  KEBANGKITAN

Dimulai dari  pagi  hari sungguh  kehidupan  manusia  diawali  dengan  menghidupkan  api  pada  kompor atau  pada  atau  pada  api ditungku  didapur.  Adanya  api  tersebut  membuat    adanya  nasi  yang matang atau masak  yang memungkinkan   manusia  bisa  melangsungkan  kehidupan karena ada  masakan  yang  dimakan.  Sungguh  api itu  memberikan  kehidupan   bagi  semua  orang..
Kiranya  demikian  pula dengan motor  bisa  dihidupkan  karena  unsur  perapian  pada  businya.  Pada  manusiapun  Atma  merupakan  api  kehidupan  yang  membuat  manusia  jadi  benar-benar hidup. Api  rohani atau  api Atma  sangat berperan serta  dalam  pembakaran sari-sari makanan  agar  dihasilkan  tenaga    untuk  melakukaan  aktivitas.
Usaha  membuat  api  Rohani  jadi  menyala  sungguh  membuat  hidup  menjadi  lebih  hidup  iaitu  tenaganya  jadi lebih  bangkit karena  api  pembakaran  sari-sari makanan  jadi lebih besar  sehingga  dihasilkan   tenaga  yang  lebih  besar.  Jadi  bila  tenaga    loyo  padahal sudah  makan  secukupnya  sebaiknyalah  seseorang  berusaha  membuat api  rohaninya  jadi  menyala  membesar. Setelah   dibuat besar  maka  proses pembakaran sari –sari  makanan  jadi  lebih  sempurna  sehingga  dihasilkan  tenaga  yang  besar.  Dengan  tenaga  yang  besar   akan membuat  hidup jadi lebih  bangkit  dan  penuh  semangat  tapi  tetap  menyadari  diri..
Sementara orang  yang apinya   dibiarkan  seperti  batu api  tak pernah  dikorek  sama  sekali, masa  mudanya  memang kuat, teguh,, keras  tetapi disaat  tua  karena apinya  kecil hanya  berupa batu api  yang pasif  membuat pembakaranya  tidak sempurna.  Karena  tidak  sempurna  kelebihan  sari-sari makanan  jadi  penyakit  gula.  Karena itu  agar  zat  gula tidak  menyebabkan  penyakit  gula  harus   dibakar  dengan  cara   rajin  memutar tasbih berzikir  tuk menyalakan  api  rohaninya.   Saar api rohani menyala  zat  gula  dibakar   dijadikan  tenaga  sehingga  bebas  dari penyakit  gula,,

HITACHI

Hitachi  adalah  nama  salah  satu  merek kompor  gas  yang terkenal. kata hitachi dipanjangkan menjadi  “hidup  tanpa  cinta  illahi”.  Cinta  illahi  adalah     adalah  kekuatan  cinta  yang  bersumber  dari  Tuhan  yang memungkinkan  menumbuhkan  sifat  welas asih  atau ada  rasa  belas kasih pada  seseorang seperti  sifat  cinta  Tuhan  yang  maha pengasih  dan penyayang.  Cinta  illahi  adalah  cinta yang  melenyapkan   kebencian, melenyapkan amarah  dan  rasa  dendam.. Cinta  illahi  itu  memancar  dari  nyala  api  rohani..
Bila  hidup  tanpa  ada  cinta  illahi  didalam  hati  supaya  memiliki  cinta  illahi  seseorang  harus  menyalakannya   dengan  cara  tekun  memutar  tasbih  sebanyak  mungkin dan berzikir  didalam  hati. Sungguh  ketekunan berzikir atau  berjapa mantra didalam  hati  sambil memutar tasbih itu  yang memunculkan   kekuatan  cinta illahi dalam  hati yang memancar  dari pelita  rohani yang menyala.  Jika   berzikir   hanya  dibibir  saja  hanya  memungkinkan  kata-kata  cinta kasih  hanya manis  terucap dibibir  saja  tetapi  dihati  hampa  tanpa  rasabelas  kasih  dan  tanpa  sifat  welas asih.
Membaca  kitab suci  itu  baik,  menghapalkan ayat ayat  suci  juga  perlu  yang  membuat  seseorang menjadi  ahli dalam kitab  suci.  Tetapi  demi  menumbuhkan  cinta illahi  harus  tekun memutar  tasbih ingat nama Tuhan  didalam  hati. Jika    hanya  membaca  kitab suci melulu  tanpa   tekun  memutar tasbih berzikir  dihati maka  seseorang  akan  menjadi  ahli  kitab  dengan  hati  yang  keras  tanpa   sifat  welas  asih  dan  rasa blas  kasihan..
Kekerasan  atas  nama  agama yang   terjadi  selama ini  datangnya  dari hati  yang keras  tanpa  rasa belas  kasih  karena pelita  rohaninya  tidak  dibuat menyala.

KATAK BANGKIT  DIMALAM HARI

Katak  merupakan  binatang  yang  bangkit  beramai-ramai  dimalam  hari.  Suasana  malam hari  akan mendadak  ramai  oleh  suara  katak-katak  yang  muncul  dimalam hari.    Cahaya  bintang-bintang   dilangit     yang  tidak  panas  yang  meerangi  katak  katak dimalam  harinya.  Bila  matahai  terbit  katak-katak  mendadak  sepi.. memang ciri  binatang  gelap  akan  lari  bila   ada  cahaya   yang  cemerlang,
Katak  kepanjangannya  “kata-kata”..  katak  sebagai   binatang  dengan  yang  gelap  dengan mata bulat dan dengan  mulut  yang lebar itu  melambangkan  mental  gelap yang yang   secara  bulat  meyakini  kebenaran dalam  kata-kata  pada kitab  suci. Mulut  katak  yang lebar itu melambangkan  mulut  jadi  besar karena  banyak  hapalkan  kata-kata   dalam kitab  suci    yang  membuat jago  dalam berkata-kata.
 Dalam  berargumentasi  tentang   kebenaran    dalam  pengaruh  sifat katak  seseorang  berusaha  membenarkan  pandangannya agar  ada  pegangan  sah  lompat dari  satu  ayat  keayat  lainnya hal ini  bagaikan katak  yang  lompat-l0mpat  kalau  berlari.
Kata   dalam bahasa  inggris  disebut  frog. Kata  frog dipanjangkan  menjadi  fropaganda.  Dalam  pengaruh  sifat  katak    dalam  beriman    manusia    dengan  mulutnya  yang lebar  paling  suka memfropagandakan  kitabnya    dengan  kata-kata  yang  menyanjung  atau menggagungkan kitabnya.  Dimasa gelap    dimana  sebagian  besar   orang   dalam priode  gelap  maka  keyakinan  dalam  kata-kata  yang  dominan  menyebar..
Tetapi  seiring  waktu  katak  dari  jenis  yang  lebih  besar yang  disebut  kodok  itu  yang  telah  mencoreng   keyakinan.  Kata  Kodok   dipanjangkan  menjadi  “kosong, kedok”. Dalam hal ini  banyak  orang  yang  dibesarkan atau  dijadikan pimpinan    hanya  sebatas hapal  kitas  isinya  kosong  dan agama  dijadikan  kedok   untuk  pemenuhan  ambisinya atau kedok cari makan.
Karena  agama  sebagai  kedok    maka  masyarakat   kecilnya  banyak   jadi  kecebong. Kecebong  kepanjanganya “  kecewa  di bohongi”.   Begitulah    dalam kehidupan  ini  masyarakat  kecil  yang  terlalu percaya  dengan  kata-kata  manis   sang  kodok yang memancing  denga kata-kata kitab akhnya  kecewa karena  dibohongi ....
Berudu   kepanjangannya  “berurusan  dengan  uang,  dengan kedudukan, dengan  duniawi”.  Beragama    dalam  kata-kata  itu  hanya  berurusan  dengan  urusan uang,   kedudukan    atau  berurusan  dengan   orang-orang  duniawi  saja..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar