Jumat, 03 Juli 2020

MENGHAYATI PERINGATAN HARI RAYA SARASWATI


PENDAHULUAN
Hari sabtu umanis wuku watu gunung merupakan  perayaan hari raya saraswati. Hari raya saraswati dirayakan sebagai upaya untuk memperingati turunnya ilmu pengetahuan. Pada hari raya sasrawati biasanya dirayakan  dengan melakukan pemujaan dipagi hari dengan mempersembahkan upacara,  mengupacarai buku buku keagamaan dan sore sampai malam harinya melakukan jagra.
Supaya selepas sekolah  para siswa bisa meraih cita-citanya ditengah persaingan hidup yang begitu ketat, sekiranya  perayaan hari raya saraswati perlu dipahami , dihayati kemudian diperaktekkan. Dalam hal ini para siswa  bukan hanya diajak sebatas merayakan  hary raya saraswati   dengan memuja, mempersembahkan upacara dan acara lomba saja. Siswa diupayakan supaya mengerti  lalu menghayati dengan laku praktek.  Setelah menghayati dengan laku praktek  tentu ada sebuah peluang ada ilmu pengetahuan langsung turun pada siswa. Turunnya ilmu pengetahuan langsung  pada pribadi siswa akan memungkinkan  mereka menjadi pribadi berpengetahuan. Setelah berpengetahuan akan memungkinkan dikemudian hari mampu bersaing dalam kehidupan ini untuk meraih cita-citanya sehingga menjadi pribadi yang sukses.   Meraih sukses  itulah tujuan utama dalam hidup yang dilandasi ilmu pengetahuan sejati.

MAKNA SARASWATI.

Agar  ilmu pengetahuan turun pada pribadi siswa sekirany makna saraswati perlu diketahui.  Saraswati terdiri dari kata saras  yang artinya mengalir dan kata wati artinya memiliki sifat. Jadi saraswati menerangkan ilmu pengetahuan yang sejati memiliki sifat  mengalir. Dihubungkan dengan sebuah benda, sekiranya ilmu pengetahuan yang memiliki sifat mengalir itu seperti air yang memiliki sifat mengalir.
 Selain  memiliki sifat mengalir  tentu ilmu pengetahuan sejati memiliki sifat encer, cair seperti air. Karena sifat ilmu pengetahuan sejati sifatnya encer atau cair maka bila seseorang kehadiran atau kejatuhan ilmu pengetahuan sejati tanda-tandanya  pikiran dan akal budinya langsung encer, cerdas dan menjadi tahu.
Ilmu pengetahuan sejati itu akan mencairkan bakat atau talenta seseorang  yangmembuat seseorang tahu dan terampil di bidangnya masing masing. Ilmu sejati itu benar benar membuat seseorang jadi encer,  cerdas dan terampil. Dewi saraswati melambangkan ilmu pengetahuan yang sejati yang membuat seseorang langsung cerdas berpengetahuan.. Ilmu itulah yang diupayakan agar turun yang membuat akal yang beku langsung mencair sehingga apa yang diupayan  bisa lancar, sukses.

UPAYA AGAR TURUNYA ILMU PENGETAHUAN
.
Jika para siswa berkeinginan agar ilmu pengetahuan sejati  turun  yang membuat akalnya cerdas , tahu dan terampil, ada beberapa upaya yang harus diupayakan  dalam kehidupannya antara lain:

1.  MAU MERENDAH.
Sifat ilmu pengetahuan sejati adalah  mengalir seperti air. Sama seperti air mengalir dari tempat yang tinggi kerendah, ilmu pengetahuan sejatipun mengalir kepribadi yang mau merendah. Dalam hal ini  seseorang harus mau merendah dengan menjadi penyembah Tuhan. Dalam hal ini rajin menyembah Tuhan  dan mau rendah hati serta mau mengalah. Dengan memiliki kerendahan hati maka ilmu pengetahuan bisa turun..
.
2.MERINDUKAN SINAR ATAU DEV.
Nama dewa atau dewi berasal dari urat kata dev yang artinya sinar. Supaya ilmu pengetahuan sejati bisa turun, seseorang harus merindukan sinar dalam memuja Tuhan. Bila saat sembahyang  sampai kehadiran sinar  itu pertanda ilmu pengetahuan turun. Supaya bisa kehadiran sinar suci Tuhan seseorang harus kusyuk sembahyang  dan minimal sampai satu jam dan bahkan berjam-jam.

3. MENJADI KEKASIH TUHAN.
Dewi saraswati sebagai dewi ilmu pengetahuan disebut sebagai sakti Dewa brahma. Sebagai sakti dewa brahma, dewi saraswati  sebagai simbol kekasih Tuhan. Supaya ilmu pengetahun sejati turun pada seseorang, seseorang harus menjadi kekasih Tuhan. Wujud sebagai kekasih Tuhan adalah seseorang harus  mengasihi Tuhan dengan jalan Bhakti. Rajin menyembah Tuhan tiap hari itulah jalan bhakti yang perlu diupayakan tuk mengasihi Tuhan agar ilmu sejati turun dipikiran yang dapat membuat pikiran cerdas berpengetahuan
Dalam bahasa bali ada istilah ketakson yang artinya dicintai Tuhan. Ilmu sejati turun bila seseorang dicintai Tuhan(kesenengin)


 4. MENERAPKAN MAKNA SIMBOL PADA DEWI SARASWATI

#.Memegang japamala bermakna agar ilmu pengetahuan mengalir dari diri sendiri seseorang harus rajin berjapa mantra sambil memutar japamala atau tasbih. Pilih salah satu nama Tuhan , nama dewa dewi atau mantra suci lalu diucapkan berulang-ulang. mengucapkan mantra berulang-ulang itu seperti menstater motor agar hidup. sekiranya demikian pula mantra diulang-ulang berfungsi untuk mengalirkan ilmu pengetahuan.


#.menggenggam teratai bermakna supaya pengetahuan mengalir pikirannya harus fokus seperti tangkai teratai tidak bercabang. Dalam hal ini pikirannya semata tertuju pada Tuhan atau dewa dewi. Untuk memfokuskan pikiran dibutuhkan praktek meditasi dan pikiran fokus dicapai dalam kondisi pikiran hening. Meditasi  merupakan cara heningkan pikiran. setelah pikiran fokus maka pikiran menyatu dengan Tuhan. Setelah menyatu maka pemikiran dan pengetahuan berkembang bagai  bunga teratai bermekaran.
#. Kitab suci  bermakna agar ilmu pengetahuan sejati mencair seseorang perlu berpedoman pada kitab suci. Seperti air yang keluar dari  pompa air  tentu awalnya dipancing dengan memasukkan air. Begitu juga pengetahuan pada kitab suci berguna sebagai pancingan agar ilmu sejati keluar yang membuat akal jadi cerdas, encer mengalir pengetahuan yang tiada putus-putusnya bagai air yang keluar dari pompa air..


#. Gitar atau sitar merupakan simbol tubuh manusia yang terbentang lima indra  dan pikiran sebagai indra keenam. Tali gitar melambangkan  keenam indra tersebut. Melalui berjapa mantra sampil  memutar japamala maka indra indara itu jadi seperti tali gitar yang ditegangkan dengan cara memutar pengaturan tali gitar dibagian kepala.


Setelah keenam indra distel dengan  berjapa mantra bila hidup berada ditengah masyarakat  akan memungkinkan ada pergesekan pada keenam indra  seperti tangan menggesek tali indra.  Adanya pergesekan itu melahirkan suara-suara yang merupakan bentuk pengetahuan sejati..  suara atau sabda sebagai pengetahuan sejati keluar pada hati yang terbuka. Lobang gitar simbol hati yang terbuka.


Selain adanya gesekan dalam masyarakat tentu akan ada tekanan tekanan pada orang yang taat ibadah dengan berjapa tuk mengencangkan tali indra. Tekanan tekanan itu seperti orang menindis tali gitar sesuai aturan acord. Seirama dengan adanya tekanan akan disertai palang penghalang atau rintangan dalam beragama. Palang penghalang itu disimbolkan oleh palang-palang pada gitar. Semakin memusat imannya tentu palang penghalang makin rapat dan sabda yang dihasilkan  juga menghasilkan pengetahuan tingkat tinggi. Supaya ilmu sejati mengalir dari diri seseorang coba pelajari ilmu gitar. Ada kunci kunci yang harus diikuti


5.Angsa .
Angsa merupakan binatang yang bisa hidup didua alam. Menjadi seorang bakta adalah hidup didua dunia. Sebagai manusia biasa tentu hidup berurusan dengan urusan duniawi atau bekerja sebagai mana mestinya.  Selepas kerja  hidup didunia rohani dengan melakukan pemujaan sampai berjam jam bersama Tuhan bagaikan angsa berenang dalam air. Seperti air yang cair, sekiranya hidup melakukan pemujaan sampai berjam-jam bersama Tuhan itu yang membuat akal cair sehingga pengetahuan mengalir seperti air encer.


6. Jagra artinya tidak terlena dengan pesona duniawi. Malam hari melambangkan hal duniawi itu menggelapkan. Ada kuasa sifat tamas yang menggelapkan yang membuat manusia terlena. Supaya ilmu pengetahuan mengalir sekiranya seseorang selalu jagra  dengan cara berusaha ingat Tuhan dan menyembahnya bila waktunya tiba. Bila tidak ingat Tuhan maka sifat tamas akan menggelapkan dan menutupi ilmu sejati bagaikan  hidup dimalam hari yang gelap tak melihat apa-apa.


Jagra kepanjangannya “japamantra dengan segera”. Agar berpengetahuan seseorang harus berjapamantra sesegra mungkin mumpung usia masih muda.  Jika tidak ingat berjapa mantra selagi muda maka pikirannya akan digelapkan oleh sifat tamas yang membuat jadi bodoh.


7. Banyu pinaruh artinya air ilmu pengethuan sejati. Seperti saat subuh orang berbanyu pinaruh, sekiranya agar berpengetahuan seseorang harus bangun subuh subuh menghadap Tuhan dengan melakukan pemujaan dan berjapa mantra.  Air laut dan sungai itu simbol Tuhan.  Pikiran yang dibawa ingat Tuhan sampai menembus Tuhan dalam  keheningan itu bagaikan badan mandi diair  laut atau air sungai. Dengan cara seperti itu seperti itu ilmu pengetahuan jadi mencair dalam pikiran..


8.Watugunung. Ketika  seseorang duduk berjapa dan meditasi, seseorang akan terlihat seperti gunung yang makin keatas semakin meruncing fokus. Gunung yang semakin meruncing  itu simbol pikiran yang terfokus pada Tuhan. Ilmu pengetahuan akan mencair pada seseorang yang tekun berjapa dan meditasi  bila pikirannya terpokus pada Tuhan, saat terfokus pikiran menembus Tuhan..


Watu punya kepanjangan “watak tulus” dan gunung kepanjangannya “gunakan untuk merenung. Supaya ilmu pengetahuan mengalir seseorang harus memiliki watak tulus dan menggunakan waktunya merenung duduk berjapa dan bermeditasi..


9.SABTU kepanjangannya “sahabat Tuhan. Saniscara kepanjangannya “saniasi, caranyanya”. Supaya ilmu pengetahuan mencair seseorang harus menjalin persahabatan dengan Tuhan. Menjadi saniasi merupakan cara menjalin persahabatan dengan Tuhan. Saniasin  artinya menjadi pemuja tanpa pamrih. Memuja dan memuja atau ingat dan semata ingat Tuhan melulu itulah jalan saniasi. Soal hasil atau pahala biarlah menjadi urusan Tuhan yang memberi bukan urusan manusia. apa yang diberikan Tuhan tinggal nerima saja dan pemberian itu tidak terpikirkan. Menjadi saniasin merupakan cara menjalin persahabatan dengan Tuhan. Bersahabat dengan Tuhan membuat pengetahuan mengalir bagai air.


Umanis kepanjangannya” upayakan mau nurut ingat sembahyang”.  Walaupun awalnya pahit nanti hidup jadi berubah seperti rasa gula yang manis jika mau ingat Tuhan.


10.SOME RIBEK
Soma artinya bulan dan  ribek artinya penuh. Jadi some ribek artinya bulan penuh atau bulan purnama. Bulan melambangkan akal budi. Bulan purnama sebagai simbol akal budi yang sudah mendapat penerangan sepenuhnya. Ilmu pengetahuan sejati mengalir bila akal budi sudah mendapat penerangan sepenuhnya.


Seperti bulan purnama terjadi setelah 15 hari dari berakhirnya bulan mati, sekiranya dibutuhkan 15 tahun lamanya jadi seorang penyembah agar akalnya terang sepenuhnya bila berawal dari kegelapan atau kebodohan. Tekun 15 tahun jadi penyembah jika tekun akan memungkinkan bisa memperoleh penerangan sepenuhnya bagai bulan purnama.


11.Jajan saraswati.  
 Jajan saraswati dibuat seperti cecak  dan jajan  berbentuk aksara omkara atau ongkara.  Cecak yang  bisa  nempel diplapon simbol pikiran yang melekat pada Tuhan dan aksara Om merupakan  mantra  yang dipakai ingat Tuhan.  Supaya ilmu pengetahuan mengalir terus menerus, pikirannya  harus selalu  menempel pada Tuhan. Agar pikiran bisa dengan kuat menempel pada Tuhan sekiranya mantra Om atau nama Tuhan perlu diingat berulang-ulang  sebanyak mungkin  dalam sehari-hari.

HARI SABUH EMAS
 Hari  sabuh emas adalah sehari setelah some ribek. Sabuh emas  artinya tumpukan  emas.  Tumpukan emas yang berwarna kuning cemerlang merupakan simbol tumpukan ilmu pengetahuan sejati  yang diperoleh ketika akal budi telah mencapai penerangan sempurna  seperti bulan purnama.
Emas yang  warnanya kuning kemilau itu melambangkan ilmu pengetahuan sejati bernilai seperti emas. Pemikiran dan akal yang memperoleh penerangan sempurna itu  laksana emas.  Ketika pikiran dan akal budi meraih penerangan sempurna itu juga menandakan seseorang meraih masa keemasan atau kejayaan.
Karena itu agar bisa meraih masa keemasan  seseorang harus berupaya meraih penerangan. Rindukan selalu kehadiran sinar saat memuja, Berjapa dan meditasi. Sebelum kehadiran sinar seseorang belum berhenti melakukan ibadah.
HARI  RAYA PAGERWESI
Hari raya pagerwesi jatuh sehari setalah hary sabuh emas  iaitu pada hari rabu kliwon wuku sinta. Pagerwesi artinya pagar besi.  Hary raya pagerwesi   erat hubungannya dengan hary sabuh emas. Hubungannya dimana bila hidup telah memiliki pengetahuan sejati yang berawal dari pemikiran dan akal budi telah meraih penerangan, supaya  aman dari godaan orang jahat perlu pagar diri yang kuat seperti pagar dari besi.
Sebab dengan memiliki pengetahuansejati   hidup bagai emas perlu pagar penjagaan yang kuat agar tidak digindol maling. Kalau tumpukan emas  dibiarkan begitu saja tentu akan  direbut maling. Sekiranya demikian juga dengan memiliki pengetahuan sejati yang  cemerlang perlu ada pagar diri yang kuat  bagai pagar dari besi.
Melakukan Yoga diawali dengan memuja Tuhan, berjapa dan meditasi itu merupakan cara utama  untuk memagari diri. Dengan kuat beryoga  dan tekun melakukan yoga tiap hari akan memungkinkan  hidup bagaikan  sebuah  rumah yang ada emas atau tambang emas yang berpagar besi.  Dengan pagar diri yang kuat melakukan yoga hidup jadi selamat dan Ada Tuhan sebagai pelindungnya.

PENBERSIHAN URAT SARAT.

Ilmu pengetahuan yang sifatnya mengalir sekiranya tentu ada salurannya.  Pikiran merupakan saluran utama dari ilmu pengetahuan  dalam batin manusia. Dalam pisik manusia  saluran ilmu pengetahuan dimulai dari urat saraf dikepala  kesekujur tubuh.
Pikiran sebagai saluran  ilmu pengetahuan dibersihkan dengan melakukan japa tuk bersihkan memori. Adanya memori yang pul membuat pikiran bagai hp heng yang membuat aliran ilmunya terhalang. Karena itu agar lancar perlu berjapa tuk hapus memori.
Selanjutnya urat saraf  perlu dibersihkan dengan melakukan puasa. Bersihnya salurat tersebut akan memungkinkan ilmu pengetahuan lancar mengalir.  Puasa baiknya dilakukan paling minim sebulan sekali. Jika tak kuat puasa usahan agar bisa puasa 12 jam.



8
 
 




8
 
 

Rabu, 22 April 2020

HIDUP SEHAT BERSEMANGAT ERA TAHUN 2020


PENDAHULUAN

Hidup sehat  adalah hidup dengan  kodisi fisik yang sehat dengan tenaga  yang prima atau fit sehingga bisa dipakai mengambil pekerjaan dengan penuh semangat. Hidup yang sehat  dengan tenaga yang fit  secara umum diperoleh dengan mengkomsumsi makanan bergizi atau makanan empat sehat lima sempurna. Dijaman modern  agar hidup sehat bertenaga sekiranya dapat pula diupayakan dengan mengkomsumsi produk makanan dan obat-obat kesehatan yang banyak beredar dipasaran.
Supaya hidup sehat bertenaga  sekiranya  dengan mengkomsumsi makanan seperti yang diketahui secara umum dalam batasan- batasan tertentu tidak menjamin hidup tetap sehat. Ada suatu masa seseorang sudah mengkomsumsi makanan bergizi  tetapi tetap loyo sehingga seolah-olah makanan bergizi  tidak menjamin hidup lebih sehat.
Mengetahui keterbatasan dari pola hidup sehat  secara umum tidak menjamin hidup lebih sehat, seseorang ada baiknya mencoba upaya hidup sehat bersemangat era  tahun 2020. Hidup sehat diera tahun 2020 seseorang harus belajar dari sepeda motor. Pada sepeda motor ada petunjuk yang bisa dijadikan pedoman supaya hidup sehat penuh semangat. Dengan memakai petunjuk sepeda motor akan memungkinkan di usia 60 tahunan masih bisa produktif. Dengan petunjuk sepeda motor seseorang akan bangkit tenaganya dan  tentu kesadarannya juga bangkit.

BUSI DAN PERAPIAN.

Busi dan api busi pada sepeda motor  memegang peranan penting yang memungkinkan motor bisa hidup bergerak. Pada busi dan api busi terdapat petunjuk yang bisa dijadikan pedoman supaya hidup sehat dan bertenaga. Kata busi  dipanjangkan menjadi budi suci.
Sesuai kepanjangan kata busi tersebut, sekiranya busi itu memberi petunjuk kepada manusia supaya hidup sehat manusia harus menjaga budinya selalu suci. Seperti busi motor yang bersih tentu perapiannya normal, begitu juga disaat budi suci akan membuat percikan api rohani normal. Normalnya percikan api rohani akan memungkinkan pembakaran sari-sari makanan berlangsung sempurna sehingga dihasilkan tenaga yang fit.
Jadi belajar dari sepeda motor supaya hidup sehat dengan tenaga yang fit sekiranya selain mengkomsumsi makanan bergizi seseorang perlu menjaga kesucian akal budinya  supaya perapian normal. Normalnya perapian tersebut yang memungkinkan makanan bisa diolah sehingga bisa dihasilkan tenaga yang fit.
Semua orang dari sejak usia muda sampai umur 40 tahun  akal budinya masih bersih bagaikan busi motor keluaran pabrik sehingga perapiannya normal. Normalnya perapian membuat pembakaran berlangsung dengan baik sehingga hidup sehat bertenaga. Diusia  tersebut hidup sehat merupakan bonus bagi semua orang. Akan tetapi seiring waktu  terus berlangsung pembakaran sari sari makanan yang memungkinkan akal budinya kotor. Hal ini bagaikan busi kotor penuh arang hitam sisa pembakaran bensin.
Usia  40  tahun keatas kebanyakan akal budi manusia bagai busi yang sudah kepenuhan arang, kotor. Noda hitam sisa pembakaran sari sari makanan yang sudah banyak membuat api rohani mengecil. Mengecilnya api rohani tersebut membuat pembakaran sari-sari makanan tidak normal sehingga tenaga yang dihasilkan tidak fit.
Orang –orang modern diatas usia 40  tahunan mengalami kondisi  tenaga bagai motor  yang jalannya macet-macet karena perapiannya mengecil. Karena ketidak tahuan akan mengecilnya api rohaninya tersebut membuat orang modern jadi boros. Berbagai produk makanan kesehatan diburunya demi hidup sehat bertenaga. Tetapi karena apinya telah mengecil tetap saja tenaganya loyo.

BELAJAR DARI PEMBERSIHAN BUSI

Demi hidup sehat bertenaga  dan bersemangat diusia diatas 40 tahunan seseorang harus belajar dari pembersihan busi motor supaya api busi kembali normal.  Dalam hal ini seseorang haruslah berusaha membersihkan noda hitam pada akal budi agar kembali bersih. Setelah bersih percikan api rohani kembali normal sehingga pembakaran sari sari makanan normal kembali yang memungkinkan dihailkan tenaga yang fit.
Supaya bisa membersihkan akal budi kuncinya seseorang harus membuka hatinya  pada ajaran- ajaran kerohanian bagaikan membuka busi dengan kunci. Setelah membuka hati seseorang harus menerapkan ajaran kerohanian yang berguna untuk menghapus noda hitam  pada akal budi.
Untuk membersihkan busi biasanya seseorang akan mengambil amlas lalu menggunakan amplas itu untuk membersihkan busi dengan cara menggosok busi berulang-ulang.  Untuk membersihkan akal budi seseorang juga harus menggunakan amlas. Amplas untuk membersihkan akal budi ditunjukkan oleh kepanjangan kata amplas iaitu “ambil mantra, perlahan-lahan sikir”.
Jadi sesuai kepanjangan kata amplas tersebut untuk membersihkan akal budi seseorang harus mengambil sebuah mantra kemudian perlahan lahan lakukan sikir. Zikir artinya ingat mantra atau nama Tuhan berulang-ulang. Mantra atau nama Tuhan yang diulang-ulang itu yang berguna untuk menghapus noda hitam diakal budi seperti amlas yang digosok berkali-kali membuat busi jadi bersih.
Diusia tua mulai 40  tahun keatas supaya tenaganya masih fit  harus berzikir atau berjapa dilakukan tiap hari disaat subuh dan sore hari. Subuh berzikir atau berjapa sebanyak lima putaran tasbih atau sejam dan sorenya juga demikian. Malam harinya bisa ditambahi semampunya. Soal nama Tuhan atau mantra sesuaikan dengan keyakinan masing masing.
Supaya  cepaya cepat bersih akal budinya dan agar cepat perapiannya membesar sebaiknya seminggu sekali lakukan sikir atau berjapa dihutan hutan, dipegunungan dan ditepi pantai. Lakukan sore harinya. Gunakan alas duduk saat berjapa agar energinya tidak disedot tanah. Sikap duduknya harus tegak lurus dan dijaga supaya tidak  bergerak sama sekali.

NGETAP OLI.

Selain mengupayakan budi suci dan perapian normal, sekiranya seseorang perlu juga ngetap tubuh seperti motor ditap tiap bulan. Cara ngetap ditunjukkan oleh kepanjangan ngetap  iaitu “ngelakoni tapa brata”  yang artinya menjalani tirakat. Tapabrata atau tirakatnya dilakukan dengan cara puasa atau ngosongi perut untuk membersihkan perut dan urat urat sebagai saluaran energi. Puasa baiknya dilakukan sebulan sekali  dan puasa yang baik untuk orang kebanyakan adalah puasasunnah.
Sehabis puasa disore harinya sebelum buka puasa   jangan lupa mengisi oli spirit dengan cara ikuti kepanjangan setiap hurup dari kata oli iaitu” ojo lali ibadah”. Jadi mau mengakhiri puasa seseorang harus ingat ibadah dengan sembahyang dan berjapa atau berzikir sebagai cara untuk memasukkan oli spirit agar gerakan fisik jadi lebih elastis/lincah.
Jika tidak ngetap tubuh  dan tidak diganti oli spiritnya akan membuat cepat emosian,  fisik cepat  terkancing karena asam urat dan rematik. Karena itu dalam hidup tubuhnya pelu ditap agar gerakan  fisik  bisa laju.
OLI  juga dipanjangkan menjadi "ojo lali iuran" artinya jangan lupa iuran. seperti oli sebagai pelicin mesin, sekiranya iuran berperan sebagai pelicin usaha dalam hidup. Iuran itu bisa disalurkan pada anak yatim, pada kegiatan kemanusiaan, bisa pada orang yang membagikan pengetahuan atau sesuai perintah agama.

MANFAAT API ROHANI

1.         Pikiran dibuat terang,cemerlang dan briliant,Wawasan  menjadi terbentang luas dan berpikir jadi logis  dan berpeluang jadi penemu.
2.       Membangkitkan kesadaran
3.       Memungkinkan talenta atau bakat semakin berkembang jika dari kecil suka membersihkan akal budi.
4.       Percikannya dapat hidupkan tenaga seperti percikan api busi dapat hidupkan tenaga, tenaga hidup membuat stamina jadi kuat.
5.       Menghindarkan penyakit gula karena karbohidrat dibakar dijadikan tenaga.
6.       Membuat badan jadi ringan digerakkan bagaikan motor hidup  ringan bergerak,
7.       Membuat perasaan plong, lega  dan segar, melenyapkan kebingungan, melenyapkan rasa  kawatir
8.       Melenyapkan kegelapan , mengurangi perasaan takut dan perlindungan
9.       Membuat percaya diri dan hilangkan  rasa minder,
10.   Membakar penyakit, membakar kuman-kuman dan ada kemungkinan virus corona juga terbakar.
11.   Percikan api rohani juga berguna sebagai lampu sorot agar langit terang. Dimusim panen padi agar tidak diguyur hujan baiknya  disetiap desa paling sedikit 10 orang berusaha berjuang memunculkan percikan bunga api rohaninya dengan berzikir(7X tasbih) saat subuh, sore dan malam hari. Baiknya berzikir dalam hati.

PENGARUH NODA HITAM DIAKAL BUDI.

Noda hitam pada akal budi tentu memiliki kekuatan gelap dengan sifat gelap. Makin banyak noda hitam akan membuat kekuatan gelap semakin besar. Kekuatan gelap  dalam ajaran hindu disebut guna tamas. 
Kekuatan gelap atau sifat tamas yang bercokol pada busi batin iaitu pada akal budi manusia akan membuat mental manusia jadi cuek, masa bodoh atau apatis dan berbuat sesuka hati. Kekuatan gelap tersebut membuat manusia jadi bebal tidak mempan dituturi dan tidak peduli pada larangan agama. Bils sebagian besar  manusia dibumi mentalnya dikendalikan kekuatan gelap maka hanya bencana yang dapat merombaknya.
Bila Kekuatan gelap semakin   tebal  akan melenyapkan percikan api rohani. saat api rohani lenyap membuat tidak adanya pembakaran sari sari makanan sehingga tidak dihasilkan tenaga. Karena percikan api rohani mati membuat manusia makan tidak ada tenaga.  Tubuh tanpa tenaga akan terasa berat bagaikan menuntun motor msti.
Matinya api rohani juga membuat perasaan bingung, kacau dan bila sakit susah sembuhnya.  Orang tua yang tidak rajin berjapa atau berzikir  dan tidak mengenal budaya japa atau zikir diusia tuanya kebanyan tenaganya seolah-olah mati  dan kebingungan itu pertanda kekuatan gelap telah menutupi rohnya. Bingung, kacau dan melemahnya ingatan juga  disebabkan oleh semakin tebalnya kekuatan gelap.Kekuatan gelap juga membuat kesadaran jadi rendah dan moral semakin merosot.
Orang pedalaman yang iqnya rendah dan terisolir kebanyakan tidak tahu meluhurkan budinya. Mereka memiliki kepercayaan  atas nama tradisi nenek moyang sementara akal budinya bagai busi  yang kian hari semakin banyak arang hitam sisa pembakaran. Noda hitam itulah yang membuat mundurnya IQ dan kesadarannya.
Dengan rajin bersikir atau berjapa mantra didalam hati hanya untuk membersihkan akal budi tentu membuat percikan api rohani normal. Normalnya api rohani membuat  tenaga dan IQ normal dan berkembang. Karena itu berzikir dan berjapa merupakan keharusan supaya hidup sehat bertenaga.

BENSIN..

Supaya makanan yang dikomsumsi bisa di dibakar oleh api rohaninya dengan baik, seseorang dalam mencari nafkah harus ikuti kepanjangan kata bensin iaitu “berbekal nafkah suci, ikuti norma”.
Sesuai kepanjangan kata  bensin  sekiranya makanan yang dikomsumsiberasal  dari nafkah yang diperoleh dengan cara suci atau cara yang benar dilandasi   hasil jerih payah sendiri.  Kalau dengan cara curang itu bagaikan bensin campur  tentu membuat cepat ada kerusakan  dalam batin. Nafkah yang dilandasi kecurangan membuat akal budi cepat gelap sehingga api rohani cepat padam.
Dalam urusan  mencari nafkah dan mengkomsumsi makanan penting ikuti norma agama. Adanya istilah makanan yang diharamkan oleh agama baiknya diikuti. Makanan haram itu bagaikan bensin campur  yang memungkinkan pembakaran tidak normal yang suatu saat bisa membuat gerakan fisik bagaikan gerakan motor macet-macet..
Karena itu sebisa mungkin dalam mengkomsumsi makanan sebisanya pertahankan bagaikan motor dengan bahan bakar bensin murni. Bila menginginkan gerakan fisik jadi lebih ringan sekiranya makanan harus benar benar murni bagaikan motor berbahan bakar premik..

MESIN=MERINDUKAN SINAR.

Speda motor digerakkan oleh tenaga mesin. Sekiranya manusiapun agar  bertenaga dan penuh semangat harus memiliki mental mesin dalam hidupnya. Mental mesin ditunjukkan oleh kepanjangan kata mesin iaitu “merindukan sinar suci”. Dalam hal ini supaya hidup bertenaga sekiranya dalam melakukan ibadah seseorang harus merindukan sinar suci Tuhan. Seseorang ketika berjapa atau berzikir sebisanya sampai menemukan sinar suci Tuhan. Sebelum munculnya sinar suci tuhan, seseorang belum berhenti berzikir atau berjapa itulah ciri dari mental mesin.
Kalau belum ketemu sinar berhenti ibadah atau sembahyang dan berhenti berjapa itu tandanya tidak memiliki mental mesin namanya. Mental kerja  lebih dominan. Bagi orang yang ingin hidupnya lebih bertenaga dan gerakannya laju haruslah bermental mesin iaitu merindukan sinar. Bagai motor digerakkan oleh mesin.
Karena kerinduan pada kehadiran sinar itu membuat seseorang betah ibadah lama-lama. Berzikir atau berjapa berjam-jam. Apapun nama Tuhan yang di ucapkan bila zikirnya sampai berjam-jam akan berpeluang membuat munculnya percikan api rohani.
Orang bermental mesin benar benar merindukan kehadiran sinar karena dengan kehadiran sinar itu membuat tenaga bangkit atau hidup tenaganya bagaikan busi hidup apinya. Diusia sudah tua sekiranya sinar itu dirindukan dengan cara ikuti kepanjangan kata mesin iaitu “melakukan sikir ingat nama Tuhan”.

ROH BAGAI BATU API KOREK

Roh atau Atma yang ada dihati semua orang bagaikan batu api pada korek api yang bisa mengeluarkan percikan api  jika batu api dikorek-korek. Begitu pula roh diihati manusia bisa mengeluarkan percikan api rohani bila rohnya juga dikorek –korek.
Roh dihati semua orang aslinya memang bercahaya terang, akan tetapi karena ada ada noda hitam diakal budi tentu ada kekuatan gelap didalamnya.Adanya kekuatan gelap atau sifat tamas dalam istilah hindu, membuat pancaran cahaya Roh tertutup. Kekuatan gelap yang menutupi cahaya Roh tersebut dilambangkan oleh warna hitam yang mewarnai batu api dari korek.
Kekuatan gelap atau sifat tamas tersebut membuat roh atau atma  dihati manusia  seolah –olah membeku membatu bagai batu api. Kalau sudah membeku maka roh dihati manusia yang aslinya terang seolah olah tidak peduli dengan keadaan manusia.
Entah manusia kegelapan, kebingungan, kacau, kesakitan berkepanjangan roh dihati seolah-olah tidak peduli manusia. Hal itu terjadi karena  kekuatan gelap pada noda hitam telah menutupi Roh. Supaya Roh dihati turut terlibat dengan masalah manusia itu perlu usaha manusia untuk mengorek-ngorek Roh yang seolah olah membatu.
Dengan memutar roda korek api membuat batu api terkorek-korek. Karena terkorek-korek batu apinya membuat terjadi gesekan dan dari gesekan munculah percikan bunga api yang bercahaya terang. Sekiranya roh dihatipun agar agar memunculkan percikan bunga api rohani yang terang harus dikorek korek pula. Cara mengorek roh atau atma yang ada dihati adalah dengan cara berjapa atau berzikir.
 berjapa atau berzikir sambil memutar –mutar tabih itulah cara mengorek roh dalam hati. Roda korek yang bundar  merupakan simbol tasbih yang diputar-putar sambil berzikir. Tekun berjapa  sambil memutar tasbih memungkinkan munculnya percikan api rohani. percikan api rohani itulah yang akan membantu menerangi mental, menghidupkan tenaga manusia dan membuat hidup jadi lebih sehat.
Karena ditutup kekuatan gelap biasanya berzikir baru satu putaran tasbih dan bahkan sampai tiga putaran tasbih belum juga muncul percikan api rohani. kekuatan gelap itu berusaha sekuat kuatnya menutupi roh. Karena itu kekuatan gelapnya lawan lagi dengan berjapa atau berikir samapai 5x dan bahkan sampai sepuluh putaran tasbih atau sebanyak mungkin.
Dengan berzikir sebanyak mungkin akan memaksa roh dihati akan memunculkan percikan bunga apinya. Satu hal lagi yang perlu diketahui bahwa roh ada dikedalaman hati sekiranya berjapa harus didalam hati. Berjapapa dalam hati akan membuat roh langsung terkorek-korek. Agar bisa berzikir dalam hati  sekiranya  saat berzikir harus tutup mulut rapat-rapat. Tutup mulut dalam berzikir akan memaksa bisa berzikir dalam hati.

WANAPRASTA

Wanaprasta merupakan jenjang kehidupan   memasuki  hutan dalam  ajaran hindu. kehidupan wanaprasta dilakukan sesetelah seseorang sudah cukup mengurusi kehidupan berumah tangga. Saat anak-anak sudah mulai dewasa dan sudah bisa mandiri maka disaat itulah seseorang baiknya melakukan wanaprasta.
Wanaprasta terdiri dari kata wana yang artinya hutan dan kata prasta kepanjangannya “prayasciitta”. Prayascitta artinya pembersihan pikiran bawah sadar yang menyimpan berbagai kenangan dan noda hitam.
Dalam hal ini seseorang setelah  berumah tangga tentu banyak aktivitas duniawi yang menguras tenaga dan pikiran untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Banyaknya aktivitas tersebut tentu membuat dipikiran bawah sadar pul memori dan noda hitam bagaikan busi yang gelap.
Menyadari  adanya noda hitam tersebut sekiranya itulah pentingnya memasuki hutan untuk membersihkan noda hitam tersebut dengan berzikir sebanyak mungkin. Melakukan japa atau berzikir dihutan-hutan membuat pikirannya cepat sekali bersih dan percikan cahaya Roh cepat muncul sehingga tenaganya  segera pulih. Kehutan melakukan japa  berguna untuk merefres pikirandan fisik supaya segar.
 Memasuki hutan bukan berarti selamanya tinggal dihutan. Orang yang awam dengan pengetahuan agama mengira memasuki jenjang wanaprasta selamanya menghutan. Tidaklah demikian adanya. Wanaprasta itu disesuaikan dengan kemampuan. Bila hanya untuk pembersihan batin  dengan berjapa atau berzikir seseorang bisa dihutan selama  satu sampai dua jam .  Bila sudah selesai seseorang bisa kembali pulang.
 Kecuali seseorang melakukan pertapaan  supaya  jadi orang sakti mungkin lama sekali  dihutan. kalau Cuma untuk pembersihan noda hitam bagaikan menghapus memori hp sekiranya bila sudah selesai berjapa  atau bersikir  selama satu jam atau lebih tentu bisa pulang kembali.
Kegiatan wanaprasta sebuah aktivitas yang dilakukan secara sadar untuk merepres pikiran mengingat dalam bergelut urusi masalah rumah tangga tentu pikirannya cepat gelap atau bagai hp sibuk cepat pul memori.  Memasuki hutan elakukan wanaprasta sekiranya agar noda hitam atau memorinya lebih cepat bersihnya  dan api rohaninya normal bagai api busi motor normal kembali setelah dibersihkan.
Dijaman modern banyak orang tidak memiliki pengetahuan tentang apa itu wanaprasta. Masyarakat modern  hanya tahu wanaprasta  sebagai jenjang kehidupan setelah berumah tangga. Masyarakatpun tidak tahu  sekiranya kegiatan apa yang mesti dilakukan ketika masuk hutan.
Karena tidak tahu kegiatan wanaprasta   sekiranya membuat masyarakat walau sudah berumahtangga anaknya sudah mapan tetap saja asik dirumah. Kalaupun masuk hutan bukan untuk pembersihan batinnya melainkan cari kayu atau cari hasil hutan lainnya. Masuk hutan bukan untuk merepres pikirannya atau pembersihan pikiran.
Karena masyarakat modern tidak tahu memnggunakan hutan sebagai tempat yang paling cepat membersihkan pikiran dan menghidupkan api rohaninya membuat masyarakat diusia tuanya kegelapan. Tenaganya loyo berkepanjangan, penyakit gula merenggutnya sebagai akibat  zat gulanya tidak terbakar sebagai akibat perapiannya telah padam.
Karena itu disaat usia sudah tua sebisa mungkin seminggu sekali masuk hutan lakukan japa atau zikir barang satu jam atau lebih. Masuk hutan untuk pembersihan memori  tidak mesti malam hari, siangpun tidak masalah. Karena itu dihari tua  agar hidup lebih sehat  rajin rajin masuk  hutan...
Supaya  pikiran jadi terang dan brilian sekiranya usia mudapun baik sekali masuk hutan dan berzikir dihutan sebanyak mungkin. Bila dirasa pikiran buntu, kurang cerdas dansumpek baik sekali kehutan berzikir agar menemukan percikan sinar suci Tuhan. Dengan percikan sinar suci Tuhan membuat pikiran jadi cemerlang, brilian dan tenaga jadi bangkit dan bugar.
Jadi dmi membuat pikiran terang, brilian dan tenaga bangkit sekiranya wanaprasta itu bukan hanya untuk orang yang sudah berkeluarga saja. Adapun orang yang mengkelompokkan bahwa wanaprasta itu jenjang kehidupan bagi orang yang sudah berumah tangga itu tidak sepenuhnya benar.
Daripada masa muda pikiran sumpek pelariannya  pada  minuman keras, kediskotik dan sabu sabu sekiranya  alangkah baiknya sering-sering  masuk hutan berzikir. Keluar dari hutan hidup bersinar pikiran jadi cemerlang briliant.


KEPOMPONG=KEMPOSI PERUT AGAR KOSONG MELOMPONG

Baca juga "yoga sebagai pemutus dan penghapus duka...

Jumat, 17 April 2020

VIRUS CORONA NETRALISIR DENGAN API ROHANI




                                        PENDAHULUAN

Tahun 2020 nyawa manusia diseluruh dunia diincar oleh wabah virus corona. Banyak sudah korban berjatuhan akibat serangan virus vorona atau covid 19. Sejauh ini  belum ditemukan obat medis yang benar-benar ampuh untuk mengobati pasien yang terkena virus korona.
Bila obat secara medis yang  benar-benar ampuh belum berhasil ditemukan alangkah baiknya seseorang mencoba menyalakan api rohani untuk menetralisir reaksi virus corona tersebut. Supaya bisa menyalakan api rohani sekiranya sesmua orang harus tahu bahwa dihatinya ada Roh atau atma.  Atma  atau roh tersebut merupakan api kehidupan bagi manusia. Api yang membuat manusia hidup bagaikan perapian pada busi motor yang membuat motor hidup saat distater.
Api rohani yang ada dihati semua orang semua bercahaya terang.  Pancaran cahayanya berguna untuk menetralisir  reaksi kuman- kuman termasuk virus corona. Karena sebagai api kehidupan tentu bisa membakar kuman kuman yang masuk dalam tubuh.
Akan tetapi walau roh atau Atma yang ada dihati bersinar terang karena ada noda hitam  pada pikiran dan akal budi membuat pancaran cahaya Roh tertutup. Noda hitam pada wilayah batin itu berasal dari sisa pembakaran sari sari makanan dalam tubuh. Noda hitam pada batin bagaikan arang hitam pada busi motor sebagai hasil dari proses pembakaran bensin.
 Noda hitam atau kenangan gelap pada pikiran dan akal budi lama-lama melenyapkan nyala api rohani bagaikan arang tebal pada busi yang membuat perapian busi lenyap. Lenyapnya perapian batin menyebabkan proses pembakaran sari-sari makanan tidak terjadi sehingga walau makan tetap loyo tiada tenaga

ROH BAGAIKAN BATU API KOREK

Noda hitam pada bagian batin iaitu pada pikiran dan akal budi membuat cahaya Roh jadi terhalang. Roh yang terhalang oleh noda hitam  gambarannya bagai batu api korek api yang berwarna hitam. Ditutupi oleh noda hitam membuat roh atau Atma  menjadi seolah-olah beku membatu seperti batu api dari korek api. Kekuatan gelap atau sifat tamas yang membuat roh seolah-olah membeku
Karena sudah membeku dan membatu membuat roh seolah-olah tidak peduli dengan manusia dikala kegelapan, kebingungan dan disaat tenaganya loyo atau bagai mati. karena itu walau roh ada dihati kalau sudah ditutupi kekuatan gelap, maka roh atau Atma tidak peduli dengan keadaan manusia.
 Bila roh sudah membeku membatu maka  cahaya Roh dihati tidak memancar.  Agar Roh kembali bercahaya atau memancarkan cahaya sekiranya perlu ada upaya  untuk mengorek ngorek roh tersebut. Setelah roh dikorek korek  maka berpeluang muncul percikan api rohani bisa muncul. Kemunculan percikan bunga api tersebut yang berperan menetralisir reaksi virus bila memasuki tubuh dan tentunya percikan bunga api tersebut dapat hidupkan tenaga.

CARA MEMUNCULKAN BUNGA API ROHANI

Untuk memunculkan kembali  percikan bunga api rohani yang ada dibalik timbunan noda hitam tersebut, sekiranya roh itu harus dikorek korek. Seperti batu api dikorek-korek dengan memutar roda korek api, sekiranya roh dihati dikorek-korek dengan cara berzikir atau berjapa(hindu) sambil memutar tasbih. Roda putar korek simbol tasbih.
Roh ada di dalam hati supaya langsung terkorek-korek maka berzikir atau berjapa  harus didalam hati. Supaya bisa berjapa atau berzikir dalam hati maka saat ucapkan nama Tuhan atau mantra harus tutup mulut. Dengan tutup mulut akan memaksa  nama Tuhan terucap didalam hati dan langsung bersinggungan dengan Roh.
Sperti diketahui adanya kekuatan gelap pada noda hitam tersebut, sekiranya kekuatan gelap akan berusaha menutupi kecemerlangan roh. Karena itusaat berzikir baru sebanyak satu putaran tasbih(japamala,hindu) belum mampu memunculkan percikan api rohani,  bahkan tiga putaran tasbih juga belum. Karena itu perlu diperbanyak sampai lima putaran tasbih bahkan lebih. Dengan gigih bersikir seperti itu akan memungkinkan memunculkan percikan bunga api rohani.
Dimasa muda seseorang dapat bonus bisa santai tidak berzikir tenaganya normal karena perapiannya masih normal. Masa muda  bagian batin manusia bagai busi baru. Seiring waktu busi karena terus terpakai  jadi kotor penuh arang dan bila sudah terlalu pul maka padamlah perapiannya membuat motor mogok.
Begitulah manusia bila sudah memasuki usia tua iaitu usia 50 tahun keatas batinnya sudah penuh noda hitam. Supaya sehat bertenaga seseorang diusia tuanya haruslah rajin membersihkan noda hitamnya dengan cara berjapa atau berzikir. Jika tidak tenaganya akan mati, kebingungan, kegelapan dan bila sakit susah sembuhnya.
Karena itu  diusia sudah tua harus berzikir tiap pagi dan sore hari serta dimalam hari dan seseorang harus membuka diri untuk belajar kerohanian seperti membuka busi motor untuk pembersihan. Seminggu sekali di sore harinya pergi kepegunungan, kehutan, tepi pantai atau ditempat suci ditempat sepi. Ditempat tersebut berzikir  membuat cepat sekali munculnya percikan bunga api rohani.
Disaat dunia dalam kondisi darurat virus  corona atau covid19, sebaiknya haruslah gigih berzikir atau berjapa agar percikan api rohani memancar terus. Walaupun usia muda disaat kondisi darurat  harulah berzikir. Masa muda mau berzikir justru bisa berpeluang dapat bonus  rahmat Tuhan..
Dalam berzikir yang perlu diperhatikan adalah sikap duduk sebisanya tubuh harus tegak lurus. Bila punggung terasa  bengkok dan leher menunduk segeralah luruskan dan kalau bisa tubuhnya ditahan agar tidak bergerak sama sekali. Tubuh yang diam bagai patung membantu pikiran diam yang membuat pikiran bersandar pada Roh untuk menyerap energi Roh.

MANFAAT KEMUNCULAN BUNGA API ROHANI.

Kemunculan percikan bunga api rohani selain cahayanya berguna untuk menetralisir reaksi virus corona dan kuman lainnya sekiranya  banyak sekali manfaatnya bagi manusia. manfaat lain dari percikan api rohani tersebut adalah:
1.         Pikiran dibuat terang,cemerlang dan briliant,
2.       Wawasan  menjadi terbentang luas dan berpikir jadi logis  dan berpeluang jadi penemu.
3.       Memungkinkan talenta atau bakat semakin berkembang..
4.       Percikannya dapat hidupkan tenaga seperti percikan api busi dapat hidupkan tenaga, tenaga hidup membuat stamina jadi kuat.
5.       Untuk pembakaran sari sari makanan agar dihasilkan tenaga seperti perapian pada busi motor untuk pembakaran bensin sehingga peluang penyakit gula  rendah.
6.       Membuat badan jadi ringan bagaikan motor hidup  ringan bergerak,
7.       Membuat perasaan plong, lega  dan segar
8.       Melenyapkan kebingungan, melenyapkan rasa  kawatir
9.       Melenyapkan kegelapan,
10.   Membuat percaya diri dan hilangkan  rasa minder,
11.   Sebagai pelindung  diri ,
12.   Membakar penyakit, membakar kuman-kuman dan ada kemungkinan virus corona juga terbakar.
13.   Percikan api rohani juga berguna sebagai lampu sorot agar langit terang. Dimusim panen padi agar tidak diguyur hujan baiknya  disetiap desa paling sedikit 10 orang berusaha berjuang memunculkan percikan bunga api rohaninya dengan berzikir(7X tasbih) saat subuh, sore dan malam hari..

SUPAYA BERMENTAL TERANG

Adanya wabah virus corona mengintai nyawa manusia itu karena manusia kebanyakan dikendalikan kekuatan gelap atau guna tamas dalam isitilah weda. Kekuatan gelap itu membuat manusia kebanyakan bersikap cuek, masa  bodoh, apatis, berbuat semena-mena atau yang penting enak.  Norma agama sudah tak dihiraukan.
Mental dikendalikan sifat gelap sudah tidak mempan dinasehati. Kitab suci, nasehat orang suci sudah tiada artinya lagi.  Karena itu untuk mengatasi mental yang sudah bebal ditebarlah virus corona  dan musibah lainnya. Adanya musibah dan berbagai bencana alam itu menuntut agar manusia bermental terang.  Selain itu semua musibah sebagai proses seleksi alam.  Siapa yang kuat dan berkwalitas tentu jadi pilihan alam dan mereka yang lemah mau tak mau  kena seleksi.

NGETAP TUBUH

Supaya gerakan tubuh jadi lebih ringan dan gesit sekiranya tubuh manusia juga perlu ditap seperti motor ditap dengan mengeluarkan oli mesin yang sudah kotor dan menggantinya dengan yang baru. Sekiranya demikianlah tubuh juga perlu ditap dengan cara mengikuti kepanjangan kata ngetap iaitu “ngelakoni tapabrata” yang artinya menjalani laku tapa brata iaitu berpuasa dan berpantang tidak makan dan tidak minum.
Sebisanya sebulan sekali perlu lakukan puasa untuk bersihkan perut dan urat-urat sebagai saluran  energi. Puasa itu berguna untuk menghilangkan keasaman tubuh  sehingga terhindar dari asam urat dan rematik. Puasa juga berguna  untuk membakar  lemak dan karbohirat yang berlebihan agar tidak terkena penyakit gula.
Tubuh yang tidak pernah ditap akan memungkinkan tubuh bagaikan motor yang terkancing mesinnya sehingga tidak bisa bergerak. Karena itu agar gerakan jadi lancar ngetap tubuh perlu dilakoni dengan berpuasa sebulan sekali. Puasa yang baik bagi orang kebanyakan adalah puasa sunnah.
Dalam berpuasa  yang terpenting adalah ingat memasukan oli rahmat kasih Tuhan berupa energi suci dengan cara ikuti kepanjangan kata oli iaitu “ojo lali ibadah” yang artinya jangan lupa ibadah”. Dengan dibarengi ibadah disore harinya seseorang akan memperoleh energi suci yang membuat gerakan tubuh jadi lebih gesit.
Oli juga setiap hurupnya dipanjangkan menjadi “ojo lali iuran”. Sesuai ajaran agama sekiranya melakukan iuran atau menyumbang itu penting supaya usahanya  jadi lancar. Iuran tersebut berperan sebagai pelicin usaha. Seperti oli diperoleh dengan cara membeli sekiranya begitu juga  agar hidup semakin lancar usahanya perlu iuran.
Iuran dapat diberikan pada orang  yang menghasilkan pengetahuan, pada anak yatim, pada orang sudah tak produktif atau pada orang yang memang membutuhkan sekali. Iuran atau sumbangan  itu harus diberikan dengan hati ikhlas agar berpahala.
Banyak orang merasakan dan berkata bila mendapatkan barang gratis hasilnya  entah kemana dan  cepat habis tak begitu bermanfaat. Hal itu menunjukkan sesuatu yang gratis tidak berkah, tidak dapat pahala. Coba saja perhatikan kehidupan seseorang yang maunya dapat gratis  melulu apakah usahanya maju.  Karena itu ingat iuran semampunya dan seikhlasnya.

WANAPRASTA

Wanaprasta merupakan jenjang kehidupan   memasuki  hutan dalam  ajaran hindu. kehidupan wanaprasta dilakukan sesetelah seseorang sudah cukup mengurusi kehidupan berumah tangga. Saat anak-anak sudah mulai dewasa dan sudah bisa mandiri maka disaat itulah seseorang baiknya melakukan wanaprasta.
Wanaprasta terdiri dari kata wana yang artinya hutan dan kata prasta kepanjangannya “prayasciitta”. Prayascitta artinya pembersihan pikiran bawah sadar yang menyimpan berbagai kenangan dan noda hitam.
Dalam hal ini seseorang setelah  berumah tangga tentu banyak aktivitas duniawi yang menguras tenaga dan pikiran untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Banyaknya aktivitas tersebut tentu membuat dipikiran bawah sadar pul memori dan noda hitam bagaikan busi yang gelap.
Menyadari  adanya noda hitam tersebut sekiranya itulah pentingnya memasuki hutan untuk membersihkan noda hitam tersebut dengan berzikir sebanyak mungkin. Melakukan japa atau berzikir dihutan-hutan membuat pikirannya cepat sekali bersih dan percikan cahaya Roh cepat muncul sehingga tenaganya  segera pulih. Kehutan melakukan japa  berguna untuk merefres pikirandan fisik supaya segar.
 Memasuki hutan bukan berarti selamanya tinggal dihutan. Orang yang awam dengan pengetahuan agama mengira memasuki jenjang wanaprasta selamanya menghutan. Tidaklah demikian adanya. Wanaprasta itu disesuaikan dengan kemampuan. Bila hanya untuk pembersihan batin  dengan berjapa atau berzikir seseorang bisa dihutan selama  satu sampai dua jam .  Bila sudah selesai seseorang bisa kembali pulang.
 Kecuali seseorang melakukan pertapaan  supaya  jadi orang sakti mungkin lama sekali  dihutan. kalau Cuma untuk pembersihan noda hitam bagaikan menghapus memori hp sekiranya bila sudah selesai berjapa  atau bersikir  selama satu jam atau lebih tentu bisa pulang kembali.
Kegiatan wanaprasta sebuah aktivitas yang dilakukan secara sadar untuk merepres pikiran mengingat dalam bergelut urusi masalah rumah tangga tentu pikirannya cepat gelap atau bagai hp sibuk cepat pul memori.  Memasuki hutan elakukan wanaprasta sekiranya agar noda hitam atau memorinya lebih cepat bersihnya  dan api rohaninya normal bagai api busi motor normal kembali setelah dibersihkan.
Dijaman modern banyak orang tidak memiliki pengetahuan tentang apa itu wanaprasta. Masyarakat modern  hanya tahu wanaprasta  sebagai jenjang kehidupan setelah berumah tangga. Masyarakatpun tidak tahu  sekiranya kegiatan apa yang mesti dilakukan ketika masuk hutan.
Karena tidak tahu kegiatan wanaprasta   sekiranya membuat masyarakat walau sudah berumahtangga anaknya sudah mapan tetap saja asik dirumah. Kalaupun masuk hutan bukan untuk pembersihan batinnya melainkan cari kayu atau cari hasil hutan lainnya. Masuk hutan bukan untuk merepres pikirannya atau pembersihan pikiran.
Karena masyarakat modern tidak tahu memnggunakan hutan sebagai tempat yang paling cepat membersihkan pikiran dan menghidupkan api rohaninya membuat masyarakat diusia tuanya kegelapan. Tenaganya loyo berkepanjangan, penyakit gula merenggutnya sebagai akibat  zat gulanya tidak terbakar sebagai akibat perapiannya telah padam.
Karena itu disaat usia sudah tua sebisa mungkin seminggu sekali masuk hutan lakukan japa atau zikir barang satu jam atau lebih. Masuk hutan untuk pembersihan memori  tidak mesti malam hari, siangpun tidak masalah. Karena itu dihari tua  agar hidup lebih sehat  rajin rajin masuk  hutan...