Rabu, 15 April 2020

PANCARKAN CAHAYA ROH AGAR ALAM HARMONIS


PENDAHULUAN

Kehidupan dibumi aman dan damai tidak ada bencana alam, suhu udara segar, curah hujan teratur dan tidak ada wabah penyakit merupakan gambaran alam semesta harmonis.Bila banyak musibah, bencana alam tiada henti dan banyak wabah penyakit  seperti saat sekarang itu menandakan alam tidak harmonis.
Supaya alam harmonis sekiranya butuh sebuah usaha dari semua penghuni bumi.  Salah satu upaya yang dapat dilakukan agar dunia harmonis adalah adanya upaya  dari setiap orang untuk pancarkan cahaya rohani atau cahaya Atma yang ada dihatinya.
Dihati semua orang  dan bahkan semua makhluk ada Roh dihatinya. Manusia sebagai manusia yang dibekali akal budi jika mau belajar tentu bisa memancarkan  cahaya rohNya. Cahaya Roh itu suci dan pancaran cahaya Roh tersebut  yang dapat menyucikan alam sekitar sehingga alam kembali harmonis.

ROH BAGAI BATU API KOREK

Roh atau Atma yang ada dihati semua orang bagaikan batu api pada korek api yang bisa mengeluarkan percikan api  jika batu api dikorek-korek. Begitu pula roh diihati manusia bisa mengeluarkan percikan api rohani bila rohnya juga dikorek –korek.
Roh dihati semua orang aslinya memang bercahaya terang, akan tetapi karena ada kekuatan gelap atau sifat tamas dalam istilah hindu, membuat pancaran cahaya Roh tertutup. Kekuatan gelap yang menutupi cahaya Roh tersebut dilambangkan oleh warna hitam yang mewarnai batu api dari korek.
Kekuatan gelap atau sifat tamas tersebut membuat roh atau atma  dihati manusia  seolah –olah membeku bagai batu api. Kalau sudah demikian keadaan Rohnya, agar ada percikan bunga api rohani yang bercahaya terang sekiranya perlu upaya untuk memunculkannya.Tanpa upaya  tentu cahaya Roh akan selamanya membeku, tidak memancar.

CARA MEMANCARKAN CAHAYA ROH.

Supaya ada pancaran cahaya api rohani  sekiranya yang perlu diupayakan  terlebih dahulu adalah memunculkan percikan bunga api rohani. Untuk memunculkan percikan bunga api rohani caranya seperti memunculkan bunga api pada korek api.
Batu api pada korek agar memuncul bunga apinya, sekiranya cukup dengan memutar roda korek berkali kali. Saat roda korek diputar maka batu apinya akan dikorek korek oleh roda korek. Karena batu apinya dikorek korek maka muncullan percikan bunga api.
Begitu juga  atma atau roh sebagai batu api rohani dalam hati supaya memunculkan percikan bunga api juga harus dikorek korek. Cara mengoreknya adalah dengan melakukan zikir atau japa sambil memutar tasbih/japamala(Hindu) berulang kali.Roda korek dalam ajaran agama sebagai simbol tasbih atau japa mala(Hindu).
Sesuai petunjuk korek api tersebut sekiranya cara memunculkan percikan api rohani  agar ada cahaya memancar adalah dengan cara berzikir atau berjapa sambil memegang tasbih  dan diputar-putar. Karena itu bagi seseorang yang ingin alam harmonis turutlah memutar tasbih melakukan zikir agar ada pancaran cahaya Roh dari dalam hati..
 Dalam upaya berzikir untuk memunculkan percikan api rohani terkadang susah juga munculnya, sebabnya kekuatan gelap berusaha sekuatnya  menutupinya. Oleh pengaruh kekuatan gelap terkadang  berjapa atau berzikir  baru satu putaran tasbih bahkan sampai tiga putaran belum juga ada percikan bunga api rohani.
Karena itu kalau satu sampai tiga putaran tasbih tidak juga dihasilkan percikan api rohani sekiranya perlu ditambah sampai 5x putaran tasbih dan bahkan lebih. Dengan gigih mengorek ngorek roh maka seseorang bisa berhasil memunculkan percikan  api rohani.
zikir atau japa baiknya dilakukan saat subuh dan sore hari. Seminggu sekali disore harinya baiknya berzikir  di pegunungan, ditengah hutan, di tepi pantai dan tepi sungai. Ditempat seperti itu percikan api rohaninya lebih cepat munculnya.
Dalam berzikir untuk memunculkan bunga api rohani, sekiranya sikap duduk kalau bisa sikap badan harus tegak lurus dan  bila punggung bengkok harus segara diluruskan. Karena roh atau Atma ada didalam hati supaya bisa terkorek, dalam berzikir baiknya di dalam hati. Kalau bisa dalam berzikir  harus tutup mulut agar bisa  menembus roh dihati  dan berzikir baiknya dalam kamar atau ditempat sepi.

MANFAAT KEMUNCULAN BUNGA API ROHANI.

Kemunculan percikan bunga api rohani selain cahayanya menyucikan alam sekitar agar harmonis sekiranya banyak sekali manfaatnya bagi manusia. manfaat lain dari percikan api rohani tersebut adalah:
1.       Pikiran dibuat terang,cemerlang dan briliant,
2.       Wawasan  menjadi terbentang luas dan berpikir jadi logis  dan berpeluang jadi penemu.
3.       Memungkinkan talenta atau bakat semakin berkembang..
4.       Percikannya dapat hidupkan tenaga seperti percikan api busi dapat hidupkan tenaga, tenaga hidup membuat stamina jadi kuat.
5.       Untuk pembakaran sari sari makanan agar dihasilkan tenaga seperti perapian pada busi motor untuk pembakaran bensin sehingga peluang penyakit gula  rendah.
6.       Membuat badan jadi ringan bagaikan motor hidup  ringan bergerak,
7.       Membuat perasaan plong, lega  dan segar
8.       Melenyapkan kebingungan, melenyapkan rasa  kawatir
9.       Melenyapkan kegelapan,
10.   Membuat percaya diri dan hilangkan  rasa minder,
11.   Sebagai pelindung  diri ,
12.   Membakar penyakit, membakar kuman-kuman dan ada kemungkinan virus corona juga terbakar.
13.   Percikan api rohani juga berguna sebagai lampu sorot agar langit terang. Dimusim panen padi agar tidak diguyur hujan baiknya  disetiap desa paling sedikit 10 orang berusaha berjuang memunculkan percikan bunga api rohaninya dengan berzikir(7X tasbih) saat subuh, sore dan malam hari..

 ASAL USUL  KEKUATAN GELAP.

          Asal mula  munculnya kekuatan gelap yang menutupi roh  gambarannya  ada pada busi motor. Pada awalnya busi motor bersih,karena  terus berlangsung pembakaran bensin maka lambat laun busi jadi hitam. Ada arang gelap yang dihasilkan dari setiap pembakaran berlangsung. Dari hari -kehari pembakaran bensin terjadi membuat arang sisa pembakaran semakin tebal menghitam.
Sekiranya demikian pula kekuatan gelap dalam  diri manusia menjadi ada karena adanya pembakaran sari-sari makanan. Dari hari kehari, usia manusia  bertambah tiap tahun maka permbakaran sari sari makanan terus berlanjut sehingga kekuatan gelap semakin tebal.Tebalnya kekuatan gelap membuat pikiran dan akal budi semakin gelap, hitam. Kekuatan gelap itu menutupi percikan api rohani bagai busi motor kepenuhan arang hitam yang membuat api busi lenyap.
Begitulah gambaran asal usul adanya kekuatan gelap dalam diri manusia. kalau sudah terlalu gelap supaya api rohani muncul kembali sekiranya itulah pentingnya  seseorang terbuka pada ajaran agama kemudian berzikir/berjapa.  Dengan berzikir  membuat kekuatan gelap terhapus bagai mengamplasi busi yang  kotor dan percikan api rohanipun bisa muncul bertambah membesar.

PENGARUH KEKUATAN GELAP

Kekuatan gelap atau sifat tamas yang bercokol pada busi batin iaitu pada akal budi manusia akan membuat mental manusia jadi cuek, masa bodoh atau apatis dan berbuat sesuka hati. Kekuatan gelap tersebut membuat manusia jadi bebal tidak mempan dituturi dan tidak peduli pada larangan agama.   Bila sebagian besar  manusia dibumi mentalnya dikendalikan kekuatan gelap maka hanya bencana yang dapat merombaknya.
Bila Kekuatan gelap semakin   tebal  akan membuat tenaga loyo atau seolah-olah mati.  Orang tua yang tidak rajin berjapa atau berzikir diusia tuanya kebanyakan tenaganya seolah-olah mati itu pertanda kekuatan gelap telah menutupi rohnya. Bingung, kacau dan melemahnya ingatan juga  disebabkan oleh semakin tebalnya kekuatan gelap. Sakit susah sembuhnya juga diakibatkan oleh kekuatan gelap.
Kekuatan gelap juga membuat kesadaran jadi rendah dan moral semakin merosot. Kekuatan gelap membuat  sifat manusia sesuai kepanjangan dari setiap hurup dari kata gelap iaitu “galak, egois, liar, ambisi dan pura-pura”. Demikianlah  kondisi sifat manusia bila dikendalikan oleh sifat gelap. Susah jujurnya dan kecendrungannya kebaikannya sebatas pura-pura.
Semua manusia memiliki sifat gelap  seperti busi motor akan ada arang hitam sisa pembakaran. Supaya hidup tidak terlalu dikuasai kekuatan gelap itulah pentingnya berzikir untuk membersihkan noda hitam dipikiran dan akal budi supaya api rohaninya tetap terang.  Terangnya api rohani akan mengalahkan reaksi kekuatan gelapnya..

ILMU ULAR UNTUK BERSIHKAN URAT

Pada tubuh manusia  ada urat-urat yang berguna sebagai saluran energi dan darah  keseluruh tubuh. Urat tersebut tentu bisa tersumbat bagaikan saluran air yang banyak kotorannya. Karena itu agar tenaga lancar mengalir urat tersebut perlu dibersihkan.
Cara membersihkan uratnya adalah dengan mempelajari ilmu ular. Ilmu ular tersebut adalah mengikuti kebiasaan ular yang suka berpuasa. Puasa itu fungsinya untuk bersihkan urat-urat. Bentuk ular yang bulat panjang berbentuk selang air merupakan simbol urat dalam tubuh manusia.
Melalui puasa urat dibersihkan membuat tenaga lancar mengalir keseluruh tubuh yang membuat hidup jadi sehat bertenaga. Karena sehat bertenaga akan membuat jadi panjang umur yang dilambangkan oleh ular sehabis puasa jadi tambah panjang.
Karena itu supaya hidup lebih sehat dan panjang umur puasa  merupakan suatu keharusan. Paling tidak sekali dalam sebulan haruslah puasa. Puasa yang baik  secara umum adalah puasa sunnah(islam). Dalam berpuasa  sebaiknya  berusaha tidak makan daging seperti ular puasa yang tidak makan daging. Agar lolos puasanya ular hanya makan daun paku-pakuan.
Begitulah dalam berpuasa kalau puasanya sampai tiga hari atau sebulan seperti puasa ramadhan baiknya tidak makan daging disaat  makan sahur dan  saat buka seperti puasa ular.
Ular kepanjangannya “upayakan latihan rohani”.  Ular berganti kulit disebut berkelongsong. Kelongsong kepanjangannya “ketika lowong kosongi perut. Dalam hal ini supaya hidup sehat  haruslah diupayakan latihan rohani dengan cara ketika ada waktu lowong, tiada kesibukan sekiranya kosongi perut/puasa.
 Ular memiliki guna atau bisa yang bermakna jika suka latihan rohani  dengan berpuasa tentu hidup jadi lebih sehat sehingga hidup jadi lebih berdaya guna dan bisa dipakai mengambil pekerjaan . begitulah manfaat dari lmu ular jika diterapkan dibarengi berzikir disaat puasa..

BERZIKIR GAYA MENTIMUN

mentimun merupakan sayuran yang pohonnya  tumbuh merambat. pohonnya lemah sehingga tidak bisa tegak berdiri. pohon mentimun bisa dijadikan gambaran dari fisik yang lemah loyo. karena lemah dan loyo akan membuat fisik dipakai tidur-tiduran saja.
disaat tidur tiduran dengan tenaga loyo  baiknya digunakan untuk berzikir atau berjapa dalam hati. walau tidur tiduran berzikir atau berjapa  tentu juga ada pahalanya seperti mentimun hasilkan buah.
Kata mentimun dipanjangkan menjadi "mental dan hati murni ucapkan nama Tuhan". jadi walau tidur tiduran  akan menyebabkan mental dan hati menjadi murni  bila ucapkan nama Tuhan  sebanyak mungkin sambil tiduran. 
ketika hati benar benar murni maka disaat itu muncur percikan api rohani. percikan api rohani membuat tubuh terasa ringan dan jadi terasa segar bertenaga. karena itu disaat loyo tidur-tiduran  gunakanlah untuk ucapkan nama Tuhan atau mantra suci sebanyak mungkin dalam hati...



Kamis, 09 April 2020

ROKOK SPIRITUAL, PEMBANGKIT SEMANGAT, MORAL DAN KESADARAN


PENDAHULUAN

Kian hari harga rokok kian melambung tetapi karena sudah kecanduan tetap saja dibeli. Sebab kalau tidak meokok rasanya  hidup kurang bergairah dan semangat kerja jadi hilang. Begitulah jadinya hidup bagi orang yang sudah kecanduan rokok. Karena itu walau mahal tetap dibeli akan tetapi karena mahal tentu merokoknya dikurang kurangi.
Bagi para perokok dibalik  meroketnya harga rokok tersebut  kalau mau rokok murah meriah sekiranya ada pilihan lain sebagai gantinya, Itupun kalau mau. Rokok yang murah meriah itu adalah rokok spiritual. Rokok spiritual itu juga sama berfungsi membuat hidup jadi lebih bersemangat, bergairah dan bahkan moral dan kesadaran  turut bangkit. Tidak cuma itu sekiranya api rokok sepiritual juga  berfungsi untuk membakar kuman-kuman termasuk virus corona.
Rokok spiritual itu mudah dimengerti sebab petunjukknya ada pada rokok itu sendiri. Ada nilai spiritual atau ajaran kerohanian pada rokok yang berupa kepanjangan dari kata rokok, kata api dan tembakau sebagai bahan utama rokok.   Kepanjangan dari kata rokok, api dan tembakau adalah sebagai berikut:
1.         Rokok kepanjangannya “roh pokok kehidupan”,
2         Api setiap hurupnya dipanjangkan menjadi “atma pelita insani
3         Tembakau kepanjangannya “tekun meditasi bawa keinginan pada roh agar unggul
4.          Isap kepanjangannya “insap”(sadar),

Penjelasannya
Orang yang melakukan meditasi menekuni spiritual atau kerohanian pada prinsipnya sama dengan para perokok yang sudah kecanduan iaitu ingin merasakan tenang dan agar hidup jadi lebih bersemangat.  Bagi perokok agar bersemengat akan mengisap api rokok, sementara kalau menekuni spiritual agar hidupnya  jadi lebih bersemangat akan mengisap api rohani  yang ada dihatinya dengan cara bermeditasi. Mereka akan duduk bersila menenangkan pikiran sambil melakukan pernapasan itulah cara meditasinya.
Orang bermeditasi mereka tahu Roh atau Atma yang ada dihatinya sebagai pokok kehidupan seperti yang ditunjukkan oleh kepanjangan kata rokok diatas. Sebagai pokok kehidupan sekiranya api rohani itu sebagai sumber energi, sumber semangat, sebagai sumber kesadaran, sumber kecerdasan, sumber pengetahuan dan tentunya sebagai pelita penerang mental.
Mengetahui Roh sebagai sumber segalanya maka pelaku spiritual akan tekun meditasi bawa keinginan dalam pikirannya pada Roh. Rokok yang bulat lurus itu sebagai  simbol pikiran dan api rokoknya simbol Roh sebagai api kehidupan. Melalui meditasi api rohani diisap dengan menarik napas halus membuat nyala api rohani semakin terang dipikiran.
Semakin terangnya nyala api rohani membuat energi roh semakin terserap yang membuat tubuh terasa hangat, pikiran semakin terang sehingga perasaan terasa segar dan plong atau lega.  Rasa sumpek, bingung, kacau dan strees jadi lenyap dalam pancaran cahaya api rohani  atau api Atma.
Intinya  sesuai kepanjangan kata isap tersebut  dengan menekuni kerohanian  dengan mengisap api rohani dengan bermeditasi itu yang membuat  hidup jadi insap atau sadar diri. Sadar  secara mental dan sadar secara fisik serta keunggulan lain menyertai iaitu pikiran terang cemerlang  dan berpengetahuan.
Tentunya dalam bermeditasi seserang akan mengisap energi  Atma atau Roh yang memungkinkan tubuhnya jadi lebih ringan bertenaga. Dengan bertenaga memungkinkan hidup jadi lebih bersemangat dalam bekerja. Mengetahui manfaatnya seperti ini membuat orang kecanduan meditasi sama seperti perokok yang kecanduan. Karena kecanduan walau banyak orang tak suka maka mereka akan tetap bermeditasi


ROKOK DAN KOREK

Rokok dan korek  selalu berdampingan. Dalam hal ini dapat dikatakan rokok dan korek bagaikan suami istri yang tak dapat dipisahkan. Ada nilai spirit dari korek tersebut dihubungkan dengan praktek meditasi. Nilai spirit dari korek tersebut adalah sebagai berikut:
a)      kata korek dipanjangkan menjadi “dikorek-korek”.
b)      batu api simbol roh atau Atma, spirit sebagai batu api abadi..
c)       warna hitam penutup batu api simbol kekuatan gelap atau guna tamas  dalam istilah weda yang menutupi atau menyembunyikan roh dihati. Di  ka’bah roh sebagai batu api disimbolkan oleh batu hitam.
d)      Roda korek simbol tasbih atau japamala yang diputar-putar
e)      Gas itu gagasan suci atau niat suci.
f)       Percikan api korek simbol percikan api rohani
g)      Api menyala simbol api rohani menyala.

Penjelasannya:
Dalam bermeditasi agar muncul dan menyala api rohaninya sekiranya roh sebagai batu api rohani yang  harus dikorek-korek dengan cara berzikir/berjapa sambil memutar tasbih. Jika roh tidak dikorek- korek maka tidak mungkin muncul percikan bunga apii rohani sebab kekuatan gelap yang menutupinya.
Karena itu dalam menjalankan meditasi sekiranya berzikir atau berjapa merupakan keharusan untuk mengorek-ngorek roh dihati agar muncul percikan api rohani.  Berzikirnya kalau bisa sampai sebanyak lima putaran tasbih dan makin banyak makin baik. Berzikir atau berjapa dilandasi niat suci atau gagasan suci maka dari percikan api lalu menyala api rohaninya. Nyala api rohani itu biasanya muncul sekejap saja saat pikiran hening. Tetapi walau sekejap sudah lumayan  membuat pikiran terang cemerlang.
Supaya menjadi orang insap selain berzikir atau berjapa tuk memunculkan nyala api rohani, setelah menyala  maka pikirannya harus diheningkan juga atau dimeditasikan. Disaat pikiran hening maka api rohani akan menyala dipikiran dan keinginan sendiri sebagai bahan bakarnya.
Bersamaan dengan laku  hening atau meditasi dengan memusatkan perhatian disela alis, sekiranya nyala api rohani dipikiran diisap dengan pernapasan halus. Api atma atau api rohani yang diisap tersebut nyalanya semakin terang dipikiran. Nyala api rohani itu membuat mental terang dan membuat jadi pribadi insap.
Selain itu tentu  dari pancaran cahaya  api rohani atau api spirit akan memancarkan energi yang membuat tubuh terasa hangat berenergi. Energi rohani yang hangat tersebut akan  tentu akan membuat kuman-kuman dalam tubuh bisa  mati..
Karena itu agar jadi orang insap sekiranya selain bersikir atau berjapa  harus diserta laku hening atau meditasi  agar pikirannya tidak melayang kemana-mana. Kalau berzikir saja tanpa mengheningkan pikiran itu bagaikan memutar korek semata sementara  tidak ada rokoknya tentu tak bisa isap api rokok. Begitulah jika hanya bezikir tidak bermeditasi  susah insapnya..

API ROHANI DITUTUP KEGELAPAN
.
Atma atau roh sebagai api kehidupan atau pokoknya hidup dalam diri manusia ditutup oleh kekuatan gelap bagai batu api pada korek ditutup warna hitam. Kekuatan gelap semakin bertambah bila usia  semakin tua. Kekuatan gelap itu membuat hidup jadi kegelapan, bingung, kacau dan mematikan tenaga.
Karena itu bila usia sudah tua penting mengorek-ngorek roh dengan berzikir agar muncul percikan api rohani. kemunculan percikan api rohani itu langsung menghidupkan tenaga. Karena itu dihari tua  bila merasa  loyo, tiada tenaga dan penyakitan sebaiknya pekerjaan yang paling tepat adalah mengorek ngorek roh.
Rajin mengorek roh dengan berzikir atau berjapa bila percikan api rohaninya muncul akan membuat  tubuh jadi terasa ringan  bagaikan motor  ada percikan api businya yang membuat motor jadi ringan bergerak
Tapi sayang karena pengaruh kekuatan gelap banyak orang tua tidak memiliki pengetahuan seperti ini yang membuat dihari tuanya  sengsara.

kekuatan gelap membuat bebal(nanti...)

CARA BERMEDITASI

Meditasi diawali dengan sembahyang sesuai kepercayaan.  Setelah sembahyang dilanjutkan  meditasi dilakukan dengan sikap duduk bersila. Tubuk , kepala, leher, dan punggung harus dibuat tegak lurus selurus-lurusnya. Pada saat duduk meditasi biasanya kepala cepat nunduk dan punggung cepat bengkok. Saat dirasa bengkok dengan segera diluruskan jangan dibiarkan begitu saja.
Selain itu   sekiranya  saat meditasi  tubuhnya diupayakan agar tidak bergerak gerak sama sekali. Dengan tubuh dijaga tegak lurus dan tidak bergerak sama sekali akan membantu pikiran jadi hening atau diam. Disaat diam pikiran langsung bersandar pada roh.
Bagaikan gelas yang diam akan membuat air dalam gelas tenang. Begitulah gambaran dari tubuh yang tidak bergerak gerak akan membuat pikiran   cepat diam. Saat pikiran diam menyatu pada Roh. Menyatunya pikiran pada Roh membuat ada aliran energi rohani melalui pikiran keseluruh tubuh yang membuat fisik jadi segar dan sehat.
Ketika memulai meditasi selain memperhatikan sikap duduk sekiranya pandangan diarahkan keujung hidung atau disela alis. Bersamaan dengan itu sekiranya  berjapa atau berzikir  harus diikut sertakan . Sebab selain berfungsi mengorek-ngorek Roh, berjapa juga berguna untuk mengikat pikiran  agar tidak kemana-mana  sehingga lebih cepat diamnya.  Dalam bermeditasi  sebaiknya  duduk pakai alas duduk  supaya energinya tidak disedot oleh tanah..
Meditasi dan berzikir semata ingat Roh sebaiknya dilakukan setiap  pagi dan sore hari.  Siang hari dan malam hari  boleh juga ditambahi.  Meditasi sebaiknya dilakukan dikamar suci dan tertutup untuk membantu pikiran cepat hening.  Sekali kali pergilah kepegunungan, dihutan, tepi pantai dan meditasilah ditempat tersebut.
Ditempat-tempat tersebut pikiran cepat sekali hening dan  api rohani cepat membesar nyalanya.  Membesarnya nyala api rohani tersebut  dengan segera bisa memulihkan tenaga dan menyegarkan fisik. Nyala api rohani memancarkan energi abadi karena Roh itu pokok kehidupan.
 Roh ada dalam hati semua orang. Karena itu semua orang memiliki pokok kehidupan.  Bagi yang tahu ingat pada Roh dengan berjapa dan meditasi bagai orang mengisap api rokok maka tenaganya yang loyo bisa pulih kembali. Bagi orang yang tak mau belajar bila tenaganya telah habis akan loyo berkepanjangan  dan kebingungan. Karenanya belajarlah meditasi mumpung petunjukknya jelas dan sederhana..

PENEKUN ROHANI TERSISIH

Ajaran rohani atau spiritual berhubungan langsung dengan roh  dihati. Seorang penekun rohani tahu roh dihati sebagai pokok kehidupan dan penekun rohani menjalaninya berawal dari kekalutan dan kegelapan batin.
Menyadari demikian kondisi batinnya maka satu satunya pembebasannya adalah sang roh itu sendiri. Roh itu terang yang diselubungi kekuatan gelap. Cahaya yang cemerlanglah satu satunya pembebas kegelapan dan cahayanya pula sebagai pembangkit energi.
Tentu saja ajaran kerohanian yang semata membidik roh dihati berbeda dengan ajaran agama yang telah ditetapkan secara formal dan baku..
Karena di luar formal maka penekun rohani umumnya akan tersisih dimasyarakat.
Penekun rohani bagaikan perokok yang tidak disukai oleh orang yang tidak merokok dan bahkan ada larangan menekuni kerohanian oleh tokoh adat.
Karena bagai perokok yang sudah kecanduan walau dilarang secara formal, secara pribadi tetap menjalani sembunyi -sembunyi.
Seorang penekun rohani dengan melihat kondisi masyarakat yang kesannya negatif, harus bisa bersikap. Jangan ajaran dijadikan benturan atau sampai bentrok sama teman.
Kerohanian itu urusan pribadi agar tidak kegelapan. Tekun tiap hari berzikir hanya untuk hapus memori agar pikiran bersih itu saja inti kerohanian.
Saat pikiran bersih cahaya roh memancar. Cahaya roh itu yang bikin terang pikiran. Cahaya roh dihati itu yang membuat perasaan riang, lega dan plong. Pancaran cahaya roh itu membuat bangkitnya tenaga..
Begitu bergunanya dan manfaat cahaya roh dihati mana mungkin seseorang yang merasakannya meninggalkan laku kerohanian..
Karena itu walau ribuan masyarakat tak suka maka ia akan tetap menekuni. Berzikir atau berjapa tiap hari untuk hapus memori. Semakin tebal memori maka makin banyak berzi irnya.
Dalam keseharian karena terhubung dengan urusan duniawi sekiranya pikiran tidak luput dari memori/kenangan. Karena itu penekun rohani akan selalu berusaha menyisihkan waktu tuk hapus memori nya..
Sementara orang umum yang hanya tahu beragama formal/ ketetapan atau sebatas tradisi, tidak begitu tahu tuk hapus memori yang sebenarnya.  Akhirnya usia bertambah memori makin tebal, pikiran makin gelap sehingga  hidup manusia bagaikan hp heng. Orang tua yang tak tahu ilmu rohani karena memorinya pulp maka hidupnya bagai hp heng. Karena bagai hp Heng maka manusia akan memasuki masa suram dalam hidupnya. Duka lara, kesakitan dan nasib yang malang..
Bagi yang tahu kerohanian tentu cahaya roh atau cahaya Atma sebagai ppembebasannya.


 ROKOK KUDUS(nanti....

Rabu, 08 April 2020

NYALAKAN PELITA ROHANI AGAR DUNIA HARMONIS


PENDAHULUAN
Berbagai bencana alam dan musibah melanda bumi yang terus menerus dari tahun ketahun bagaikan lomba  lari estapet menandakan kehidupan dibumi memasuki masa kelam. Adanya wabah virus corona ditahun 2020 yang telah menelan korban sampai ribuan membuat suasana kehidupan  selain kelam juga agak seram bagai nonton film horor.
Kelam dan seramnya  suasana kehidupan dewasa ini dikarenakan oleh mental manusia telah dikendalikan oleh kekuatan gelap. Kekuatan gelap dalam sastra weda disebut dengan guna tamas. Guna tamas atau kekuatan gelap yang mengendalikan mental manusia tersebut membuat sikap manusia jadi cuek, masa bodoh, tak hiraukan norma agama yang penting hidup enak(suka-suka gue)
Dalam kendali sifat gelap atau guna tamas  membuat manusia bebal tidak  mempan dinasehati atau diceramahi. Tokoh agama, tokoh spiritual sudah tiada artinya bagi orang yang dikendalikan kekuatan gelap. Bila  sebagian besar penduduk dunia  telah dikendalikan kekuatan gelap maka demi ada perubahan  secara menyeluruh maka satu satunya hanya musibah yang dapat merubahnya. Musibah tersebut  menurut ajaran agama  merupakan azab Tuhan  semata.
Bagi seseorang yang merasa terenyuh  dan menyadari betapa pedihnya azab Tuhan tersebut kemudian masih berharap  kehidupan dibumi jadi harmonis, sekiranya nyalakanlah pelita rohaninya. Dihati semua orang ada Roh/atma yang merupakan  api kehidupan yang bersinar abadi. Seseorang harus  berusaha menyalakan api rohaninya supaya menjadi pelita bagi mentalnya.
Nyala dari pelita itu yang akan mengusir kekuatan gelap  dalam diri sehingga perilaku bisa selaras dengan norma. Seperti matahari terbit disaaat pagi hari membuat malam berubah jadi siang, sekiranya begitu pula bila pelita rohani dinyalakan membuat mental gelap berubah menjadi terang. Didalam mental terang akan membuat hidup selaras dengan norma yang membuat kehidupan dibumi kembali harmonis.

KOREK API DAN BATU API

Untuk menyalakan pelita api rohaninya supaya tahu caranya, sekiranya  seseorang bisa belajar dari korek api dan batu apinya. Pada korek api tersebut  ada nilai filsafat  agama yang bisa dijadikan petunjuk untuk menyalakan pelita api rohani. Dari korek api tersebut yang paling penting ditahu adalah makna dari batu api tersebut. Makna dari batu api itu perlu ditahu karena batu api itu sebagai petunjuk  supaya seseorang tahu sumber api rohani  yang kelak dijadikan pelita .
Batu api  dari korek  tersebut simbol dari Zat kekal abadi yang ada dihati semua orang yang disebut Roh, Atma, spirit dan sebutan lain sesuai bahasa manusia dibumi. Roh atau Atma itu sumber api kehidupan pada semua orang yang bila dinyalakan  bisa sebagai pelita penerang mental.
Warna hitam dari batu api melambangkan kekuatan gelap atau guna tamas yang ada dipikiran bawah sadar yang menutupi  roh tersebut. Karena itu walau aslinya roh itu bercahaya cemerlang karena tertutup kekuatan gelap cahayanya tidakmemancar  menerangi mental manusia. Kekuatan gelap membuat roh seperti membatu atau beku bagaikan batu api yang hitam sehingga kesadaran manusia bagai membatu
Menyadari roh bagai batu api membatu agar mau memancarkan cahaya atau mengeluarkan percikan bunga api rohani, seseorang harus mau berusaha mengorek ngorek rohnya. Gambaran mengorek ngorek roh tersebut seperti memutar roda korek api sampai terdengan suara krek-krek. Bersamaan dengan itu terjadi gesekan pada batu api yang memungkinkan munculnya percikan bunga api.
Untuk mengkorek-korek roh dihati  caranya dengan melakukan zikirr atau berjapa dalam hati sambil memutar mutar tasbih. Tasbih pada korek disimbolkan oleh roda putar korek api. Dalam hal ini orang memutar roda korek api merupakan simbol berzikir/berjapa sambil memutar tasbih. Berzikir atau berjapa dalam hati akan memungkinkan rohnya terkorek-korek yang memungkinkan munculnya percikan bunga api rohani.
Lakukan zikir atau berjapa   3x  sampai 5x putaran tasbih dan bahkan lebih  akan memungkinkan munculnya percikan bunga api rohani. untuk membuat mental selalu terang lakukan zikir setiap pagi dan sore hari sebagai patokan. Siang dan malam hari atau asal ada waktu lowong zikirnya baik dilakukan sebagai selingan. Supaya dari percikan bunga api rohani berubah jadi nyala api yang berguna sebagai pelita seseorang harus memiliki gas. Gas itu gagasan suci  dalam hal ini ada gagasan untuk menjadi pribadi yang taat norma dan gagasan agar kehidupan dimuka bumi harmonis. Dengan gagasan seperti itu memungkinkan percikan api rohaninya menyala sebagai pelita penerang mental.

API KEHIDUPAN, API KEBANGKITAN

Percikan api rohani bagaikan percikan api busi pada sepeda motor yang membuat motor jadi hidup saat distater. Dalam hal ini kemunculan percikan api rohani membuat tenaganya menjadi hidup dan tubuhnya bangkit ringan digerakkan. Percikan bunga api rohani tersebut yang menghidupkan dan menggerakkan fisik jadi ringan digerakkan(motor-motorik).
Percikan bunga api pada busi motor berfungsi sebagai pembakaran bensin untuk dihasilkan tenaga bagi motor agar bisa berjalan. Dalam diri manusia percikan bunga api rohani  berperan sebagai pembakaran sari sari makanan yang memungkinkan dihasilkannya tenaga. Tenaga itu yang menggerakan fisik dan menggerakkan niat untuk kemajuan kearah yang lebih baik
Dimasa kelam dari kehidupan dibumi  sekiranya akal budi manusia kebanyakan bagaikan busi motor telah kotor penuh arang hitam sisa pembakaran.  Akibatnya percikan api rohani  pada batin manusia seperti perapian busi yang mengecil dan mendekati padam. Karena mengecil maka gerakan manusia  bagai motor yang macet-macet dan bahkan terpaksa mendorongnya.
Tanpa percikan api rohani membuat tubuh jadi terasa berat bagai mendorong motor mati. Mengecilnya percikan bunga api rohani membuat pembakaran sari sari makanan tidak sempurna. Karena pembakaran kurang sempurna  maka walau makan tidak dihasilkan tenaga yang cukup.
 Begitu juga dari pembakaran kurang sempurna membuat sari sari makanan menumpuk yang memungkinkan adanya penyakit  gula.  Merebaknya penyakit gula dewasa ini  itu dikabibatkan oleh percikan api rohani telah mengecil. Manusia modern tahunya makan enak sementara perapian dalam dirinya  mengecil dibaikan.
Kekuatan gelap telah bercockol di akal budinya yang kotor bagai busi kotor menutupi bunga api rohaninya dibiarkan begitu saja. Orang modern sangat jarang membersihkan noda hitam diakal budinya bagaikan seseorang tidak pernah membersihkan busi motornya.
Kekuatan gelap pada akal budi membuat manusia modern  asyik main gelap-gelapan atau asyik bekerja hanya nuruti nafsu tak ingat ibadah. Keasyikan main gelap-gelapan maka akal budinya semakin gelap dan kotor kemudian perapiannya cepat padam.  Ketika perapian padam maka seseorang akan merasakan bingung, kacau, strees tenaga loyo berkepanjangan, sakit-sakitan kemudian ajal menjemput..
Menjalani hidup dengan akalbudi dikendalikan kekuatan gelap(tamas) akan membuat hidup bagaikan tikus yang cari penghidupan dimalam hari. Jika beragama sebatas mengikuti dogma kitab suci tanpa menyalakan api rohani  juga gelap bagaikan katak yang juga muncul dimalam hari.
Hidup dalam kegelapan tanpa pancaran cahaya api rohani membuat usia manusia pendek-pendek bagai tikus dan katak katak yang ramai bersuara dimalam hari.  Dijaman gelap atau kaliyuga dalam istilah weda umur manusia dikatakan pendek-pendek karena manusia tidak berusaha menyalakan api rohaninya.
Api rohani itu api kehidupan, api kebangkitan bagai perapian busi motor yang membuat motor hidup digerakkan.  Bila tenaga loyo berkepanjangan itu pertanda perapian dalam akal budi sudah mengecil mendekati padam. Bila ingin perapiannya membesar  seseorang harus membuka diri pada ajaran kerohanian.
Ambil amplas nama Tuhan atau mantra suci kemudian gosok akal budinya dengan berjapa atau berzikir untuk hapus noda hitam diakal budi. Lakukan  zikir pagi sore dengan penuh semangat. Setelah budi suci maka perapiannya membesar sehingga tenaganya pulih.
Bila perapian pada akal budi normal maka walau makan hanya nasi putih dengan lauknya semata  lombok dan garam saja maka tenaganya tetap segar. masa-masa muda merupakan kehidupan bagai busi motor bersih atau  baru. karena bagai budi bersih maka tenaganya tetap prima dan jauh dari penyakit. tetapi seiring usia akal budi bagai busi kotor tenaga menurun. sudah kotor tidak tahu membersihkan akal budi maka hidupnya  cepat kelam..
 
Busi kepanjangannya budi suci. Saat budi suci maka api rohani bagaikan perapian busi masih baru.Tenaganya tetap prima jika budi suci. karena itu selain makan dan minum agar prima diusia tua  sekiranya akal budinya selalu dibersihkan tiap hari. tidak ada bonus hidup untuk bersantai ria diusia tua  seperti masa muda. diusia tua manusia harus rajin bersihkan akal budinya dengan berzikir agar bangkit tenaganya(bersambung).

Sabtu, 04 April 2020

API ROKOK ROHANI PEMBAKAR VIRUS CORONA


API ROKOK ROHANI
PEMBAKAR VIRUS CORONA


Segala sesuatu didunia sekiranya akan terbakar oleh api, termasuk itu virus corona sepertinya  mati kalau dibakar dengan api. Karena itu selain diobati dengan obat medis, sekiranya seseorang harus berusaha membakarnya dengan api. Dalam hal ini virus yang sudah masuk dalam tubuh bukan dibakar dengan api  rokok biasa, melainkan dengan api rokok rohani.
Api rokok rohani tersebut tak bisa dilihat dengan mata. Walau tak bisa dilihat dengan mata sekiranya  api pada rokok dapat menjadi gambaran dari Roh bahwa roh itu unsur api  kehidupan. Selain api menggambarkan Roh, sekiranya pada kata api, kata rokok dan kegiatan mengisap rokok ada  nilai  filsafat ajaran  kerohanian. Nilai filsafatnya ditunjukkan oleh kepanjangan kata Api,rokok, tembakau sebagai berikut: 
1.       Api setiap hurupnya dipanjangkan menjadi “Atma pelita Inzani”,
2.       Rokok kepanjangannya “Roh pokok kehidupan”
3.       Tembakau kepanjangannya “tekun meditasi bawa keinginan pada Roh agar unggul
Sesuai kepanjangan kata api iaitu “Atma pelita inzani itu menerangkan bahwa Atma atau Roh dihati  setiap orang merupakan pelita insani. Sebagai pelita tentu saja Atma atau Roh sebagai api rohani itu sendiri. Sebagai api rohani tentu saja Roh akan membakar semua  penyakit dan kuman bila seseorang tekun meditasi bawa keinginan  pada Rohnya.
Kepanjangan kata rokok  sendiri memberi petunjuk kepada manusia bahwa Roh yang ada dihati setiap manusia sebagai pokoknya kehidupan atau asalnya hidup. Hidupnya tenaga, hidupnya seluruh organ tubuh dan berbagai fungsinya karena Roh yang menghidupinya.
Bagi orang yang mengetahui Roh sebagai  pokok kehidupan atau api kehidupan bila tenaganya loyo maka mereka akan menyedot  api rohaninya dengan cara bermeditasi seperti orang  meyedot api  rokok. Dengan cara seperti itu tenaganya pulih.
bentuk rokok yang bulat lurus   simbol pikiran lurus yang  dipakai bermeditasi. Orang yang duduk mengisap rokok simbol orang bermeditasi  dengan pikirannya  terhubung pada api rohani. Sambil menghubungkan pikran pada Api rohani, sekiranya api rohani disedot dengan pernapasan seperti orang menyedot  rokok .
Seperti orang menyedot api rokok akan terasa ada kehangatan, sekiranya demikian pula dengan menyedot api rohani akan membuat ada kehangatan dalam tubuh. Ada aliran energi rohani yang membuat tubuh terasa hangat dan berenergi. Aliran energi rohani tersebut membuat stamina prima  yang membuat  kuman tidak sanggup merobohkannya. Karena kehangatan energi rohani tersebut tentu kumannya  mati.
ROKOK DAN KOREK
Rokok dan korek  selalu berdampingan. Dalam hal ini dapat dikatakan rokok dan korek bagaikan suami istri yang tak dapat dipisahkan. Ada nilai spirit dari korek tersebut dihubungkan dengan praktek meditasi. Nilai spirit dari korek tersebut adalah sebagai berikut:
a)      kata korek dipanjangkan menjadi “dikorek-korek”.
b)      batu api simbol roh atau Atma, spirit sebagai batu api abadi..
c)       warna hitam penutup batu api simbol kekuatan gelap atau guna tamas  dalam istilah weda yang menutupi atau menyembunyikan roh dihati. Di  ka’bah roh sebagai batu api disimbolkan oleh batu hitam.
d)      Roda korek simbol tasbih atau japamala yang diputar-putar
e)      Gas itu gagasan suci atau niat suci.
f)       Percikan api korek simbol percikan api rohani
g)      Api menyala simbol api rohani menyala.
Penjelasannya:
Dalam bermeditasi agar muncul dan menyala api rohaninya sekiranya roh sebagai batu api rohani yang  harus dikorek-korek dengan cara berzikir/berjapa sambil memutar tasbih. Jika roh tidak dikorek- korek maka tidak mungkin muncul percikan bunga apii rohani sebab kekuatan gelap yang menutupinya.
Karena itu dalam menjalankan meditasi sekiranya berzikir atau berjapa merupakan keharusan untuk mengorek-ngorek roh dihati agar muncul percikan api rohani.  Berzikirnya kalau bisa sampai sebanyak lima putaran tasbih. Berzikir atau berjapa dilandasi niat suci atau gagasan suci maka dari percikan api lalu menyala api rohaninya. Nyala api rohani itu biasanya muncul sekejap saja saat pikiran hening. Tetapi walau sekejap sudah lumayan  membuat pikiran terang cemerlang.
Supaya api rohani bikin pikiran terang sekiranya itulah membuat pikiran hening atau diam. Disaat hening pikirannya  dan dilandasi niat ingat roh semata maka pikirannya menempel pada Roh seperti rokok didekatkan pada  nyala api korek. Disaat itu api rohani menyala dipikiran. Nyala api rohani itu disedot-sedot lewat pernapasan halus disaat duduk bermeditasi.
Seperti  nyala api lampu membuat suasana  jadi terang sekiranya  nyala api rohani atau api atma  membuat pikiran terang. Perasaan sumpek, bingung,  gerah,demam, kacau dan loyo akan lenyap dalam pancaran cahaya Atma. Karena  itu siapapun yang merasa kegelapan bingung,baru terasa demam dan kacau  sekiraya pancaran cahaya Roh yang melenyapkannya.
Bagi orang kebanyakan yang tidak suka dengan  ajaran kerohanian,  sungguh  Rohnya ditutup kekuatan gelap. Hal ini bagaikan batu api ditutup warna hitam. Bila kekuatan gelap semakin bertambah pada akhirnya mereka kebingungan. Dalam kebingungan jika tertular virus corona tentu fisiknya mudah terjangkiti.
Karena itu agar bebas dari kegelapan dan kemungkinan terhindar dari ancaman virus sekiranya nyalakan api rohaninya. Berzikir dan meditasi itu jalannya. Sudah saatnya menjadi pribadi pribadi cemerlang. Jika tak mau terangi diri  maka  virusnya siap mengincar.
CARA BERMEDITASI
Meditasi diawali dengan sembahyang sesuai kepercayaan.  Setelah sembahyang dilanjutkan  meditasi dilakukan dengan sikap duduk bersila. Tubuk , kepala, leher, dan punggung harus dibuat tegak lurus selurus-lurusnya. Pada saat duduk meditasi biasanya kepala cepat nunduk dan punggung cepat bengkok. Saat dirasa bengkok dengan segera diluruskan jangan dibiarkan begitu saja.
Selain itu   sekiranya  saat meditasi  tubuhnya diupayakan agar tidak bergerak gerak sama sekali. Dengan tubuh dijaga tegak lurus dan tidak bergerak sama sekali akan membantu pikiran jadi hening atau diam. Disaat diam pikiran langsung bersandar pada roh.
Bagaikan gelas yang diam akan membuat air dalam gelas tenang. Begitulah gambaran dari tubuh yang tidak bergerak gerak akan membuat pikiran   cepat diam. Saat pikiran diam menyatu pada Roh. Menyatunya pikiran pada Roh membuat ada aliran energi rohani melalui pikiran keseluruh tubuh yang membuat fisik jadi segar dan sehat.
Ketika memulai meditasi selain memperhatikan sikap duduk sekiranya pandangan diarahkan keujung hidung atau disela alis. Bersamaan dengan itu sekiranya  berjapa atau berzikir  harus diikut sertakan . Sebab selain berfungsi mengorek-ngorek Roh, berjapa juga berguna untuk mengikat pikiran  agar tidak kemana-mana  sehingga lebih cepat diamnya.  Dalam bermeditasi  sebaiknya  duduk pakai alas duduk  supaya energinya tidak disedot oleh tanah..
Meditasi dan berzikir semata ingat Roh sebaiknya dilakukan setiap  pagi dan sore hari.  Siang hari dan malam hari  boleh juga ditambahi.  Meditasi sebaiknya dilakukan dikamar suci dan tertutup untuk membantu pikiran cepat hening.  Sekali kali pergilah kepegunungan, dihutan, tepi pantai dan meditasilah ditempat tersebut.
Ditempat-tempat tersebut pikiran cepat sekali hening dan  api rohani cepat membesar nyalanya.  Membesarnya nyala api rohani tersebut  dengan segera bisa memulihkan tenaga dan menyegarkan fisik. Nyala api rohani memancarkan energi abadi karena Roh itu pokok kehidupan.
 Roh ada dalam hati semua orang. Karena itu semua orang memiliki pokok kehidupan.  Bagi yang tahu ingat pada Roh dengan berjapa dan meditasi bagai orang mengisap api rokok maka tenaganya yang loyo bisa pulih kembali. Bagi orang yang tak mau belajar bila tenaganya telah habis akan loyo berkepanjangan  dan kebingungan. Karenanya belajarlah meditasi mumpung petunjukknya jelas dan sederhana..

ROH SEBAGAI API KEHIDUPAN.

Roh atau Atma didalam diri manusia merupakan api yang memberi kehidupan bagi manusia. roh sebagai api kehidupan tersebut bagaikan percikan api busi yang membuat motor hidup saat distater. api rohani dalam diri manusia berfungsi sebagar pembakar sari sari makanan agar dihasilkan tenaga.  api rohani itu sama perinsipnya dengan perapian pada busi yang berperan sebagai  pembakaran bensin untuk dijadikan tenaga..
setiap orang yang  terlahir budinya  bagaikan busi baru keluar dari pabrik iaitu perapiannya  normal karena masih bersih. Begitu kehidupan dijalani dari tahun ketahun semenjak manusia lahir membuat pembakaran  sari sari  makanan berlangsung. seiring waktu  dari pembakaran ssari sari makanan menyisakan kenangan gelap dipikiran bawah sadar.
kenangan gelap tersebut  lalu mengotori akal budi  bagaikan busi kotor. pada saat budi terlalu kotor membuat perapian atau api rohaninya mengecil  dan mendekati padam.  ketika perapian mengecil maka pembakaran sari sari makanan tidak berlangsung sempurna sehingga banyak kejadian orang sudah makan tidak ada tenaga dihasilkan.
tidak berlangsungnya pembakaran sari sari makanan  membuat  timbunan zat gula jadi menumpuk sehingga berpeluang menjadi penyakit gula  dan tentunya karena tidak ada percikan api rohani membuat  manusia jadi kegelapan dan kebingungan..
Menekuni kerohanian merupakan sebuah upaya membersihkan kenangan gelap dipikiran tersebut dengan cara berzikir, membaca kitab suci dan suka bergaul dengan orang yang menekuni kerohanian. Dengan menekuni kerohanian seperti itu membuat akal budi jadi bersih yang membuat perapiannya membesar .
Menekuni  kerohanian tersebut bagaikan membuka busi motor yang kotor lalu menggosok busi itu dengan amplas.  Dalam hal ini kalau busi digosok dengan amplas, maka budi manusia digosok dengann berzikir atau berjapa mantra selama kurang lebih sejam  tiap pagi dan sore hari..
Dengan dibersihkannya akal budi maka percikan cahaya Atma membesar. percikan cahaya api tersebut  menghidupkan tenaga sehingga disebut api kehidupan...


 PENYEMBAH PENYEMBAH BENAR

Membuka lembar-lembar injil Yohanes IV disana  ada percakapan anatara Yesus dengan seorang perempuan dari samaria . isi dari percakapan tersebut diantaranya adalah sebagai berikut

  1.  Nenek moyang kami menyembah diatas gunung ini, tetapi kamu katakan bahwa yerusalem tempat menyembah(injil yohanes IV-20). Ini perkataan perempuan  samaria kepada yesus.
  2. Kata yesus kepadanya “ percayalah kepadaKu hai perempuan, saatnya akan tiba bahwa kamu akan menyembah Bapa bukan digunung ini dan bukan juga diyerusalem(injil Yoh. IV-21)
  3. Kamu menyembah bapa  yang tidak kamu kenal, kami menyembah apa yang kami kenal, sebab keselamatan datang dari bangsa yahudi(injil Yoh.IV-22)
  4. Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam Roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki demikian(Injil Yoh. IV-23)
  5. ALLAH itu ROH, dan barang siapa menyembah Dia harus menyembahnya dalam Roh dan kebenaran(injil Yoh.IV-24)..

Dalam kehidupan ini manusia kebanyakan menyembah Tuhan yang ada disebuah tempat tertentu yang diyakini  sebagai rumah Tuhan berdasarkan keyakinan nenek moyangnya . Orang orang akan ramai-ramai berjamaah beribadah disebuah tempat mengikuti petunjuk orang terdahulu yang dianggap sebagai panutan.
Pada ayat diatas menanggapi perkataan perempuan samaria tersebut  yesus berkata “percayalah padaKu saatnya akan tiba bahwa kamu menyembah bapa bukan diyerusalem atau digunung-gunung.   Dihubungkan dengan perkataan Yesus tersebut dengan mewabahnya Virus corona dewasa ini  mungkin ini juga  tiba saatnya manusia tidak menyembah Tuhan beramai ramai ditempat Suci.
Adanya pelarangan dari setiap pemerintah disemua negera kepada rakyatnya untuk tidak beribadah ditempat suci dan penutupan tempat ibadah disaat virus corona mewabah, sekiranya itu merupakan saatnya bagi manusia tidak beribadah ditempat suci.
Sesuai perkataan Yesus pada injil yohanes IV-24 iaitu Allah itu roh, sesuai ayat ini maka jika ada pelarangan ibadah ditempat suci berjamaah, seseorang dapat menyembah Allah didalam hatinya sebagai roh.
Didalam kesendirian dirumah masing-masing disaat ada pembatasan keluar rumah untuk  pembatasan penyebaran virus corona, sudah seharusnya  manusia menyembah Tuhan dalam Roh dihatinya.. Cara menyembahnya adalah dengan laku meditasi dan berzikir seperti orang sedang merokok dan menyalakan rokok dengan memutar korek api.
Berdasarkan injil yohanes tersebut pula disebutkan orang yang menyembah Tuhan dalam hakekatnya sebagai Roh dihati disebut sebagai penyembah yang benar. Disebut penyembah yang benar  karena  dengan menyembah Roh pikiran manusia langsung dibuat terang. Karena terang membuat prilaku manusia dijalan yang benar dan terbebaskan dari prilaku gelap-gelapan.
Tetapi  tertutup oleh ilusi, pikiran penuh memori duniawi membuat manusia modern kebanyakan tidak mengenal bahwa Allah atau Tuhan adalah Roh yang ada dihatinya . Manusia modern kebanyakan mengenal Tuhan  sebatas sebutan tetapi hakekatnya jarang yang mengtahui. Terhadap ketidak tahuan akan hakekat Tuhan digambarkan oleh percakapan yesus kepada perempuan samaria iaitu “kamu menyembah bapa yang tidak kamu kenal, kami menyembab bapa yang kami kenal.
Karena itu  dengan ditunjukkannya Allah atau Tuhan adalah Roh itu sendiri, kiranya sembahlah Tuhan dalam hati dengan laku Zikir dan meditasi. Dalam menyembah Tuhan dengan laku meditasi seseorang mau tak mau harus tutup mulut. Bagaikan menyelam kedalam air seseorang harus menutup mulut agar tidak kemaukan air.
Didalam kesendirianlah manusia bisa bersungguh sungguh menyembah tuhan dalam dirinya. Jika bergerombol rame-rame atau pada saat hari yang ditetapkan saja beribadah ramai-ramai maka iman seseorang tetap kerdil bagai benih padi di pesemaian. Dengan dipijahkan benih padi itu lalu ditanam terpisah bisa tumbuh membesar. Begitu juga  beriman dalam kesndirian, iman akan tumbuh membesar dan bisa membuahkan pemahaman dan kebijaksanaan/pengetahuan atau sesuatu yang berguna. Hal ini bagaikan benih padi dipijahkan tumbuh membesar menghasilkan buah normal..